<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa Wolokoli Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://liputanflores.com/tag/desa-wolokoli/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://liputanflores.com/tag/desa-wolokoli/</link>
	<description>Kritis, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jan 2026 10:31:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://liputanflores.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-512-1-1-32x32.png</url>
	<title>Desa Wolokoli Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<link>https://liputanflores.com/tag/desa-wolokoli/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tutu Unu, Warisan Budaya Leluhur Periuk Tanah yang Tetap Hidup di Desa Wolokoli</title>
		<link>https://liputanflores.com/regional/tutu-unu-warisan-budaya-leluhur-periuk-tanah-yang-tetap-hidup-di-desa-wolokoli/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 10:31:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Kabupaten Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya lokal NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wolokoli]]></category>
		<category><![CDATA[Karang Taruna Wolokoli]]></category>
		<category><![CDATA[Kearifan lokal Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bola Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan tanah liat tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peran pemuda dalam pelestarian budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Periuk tanah tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi masyarakat Wolokoli]]></category>
		<category><![CDATA[Tutu Unu]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan budaya leluhur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=2477</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAUMERE, &#8211; Di tengah arus modernisasi yang semakin kuat, masyarakat Desa Wolokoli, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, masih mempertahankan salah satu warisan budaya leluhur yang...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/tutu-unu-warisan-budaya-leluhur-periuk-tanah-yang-tetap-hidup-di-desa-wolokoli/">Tutu Unu, Warisan Budaya Leluhur Periuk Tanah yang Tetap Hidup di Desa Wolokoli</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAUMERE, &#8211;</strong> Di tengah arus modernisasi yang semakin kuat, masyarakat Desa Wolokoli, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, masih mempertahankan salah satu warisan budaya leluhur yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, yakni Tutu Unu, periuk tanah tradisional yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak masa lampau.</p>
<p>Tutu Unu merupakan periuk tanah yang dibuat dari tanah liat pilihan yang diambil dari alam sekitar Desa Wolokoli. Proses pembuatannya dilakukan secara tradisional dan manual, tanpa menggunakan peralatan modern.</p>
<p>Tanah liat diolah dengan cara sederhana, kemudian dibentuk menjadi periuk, dikeringkan, dan dibakar menggunakan metode tradisional. Pengetahuan dan keterampilan ini diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat desa.</p>
<p>Keberadaan Tutu Unu tidak dapat dipisahkan dari sejarah kehidupan masyarakat Wolokoli. Periuk tanah ini menjadi bukti nyata kemampuan leluhur dalam menciptakan alat rumah tangga yang fungsional dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/tutu-unu-warisan-budaya-leluhur-periuk-tanah-yang-tetap-hidup-di-desa-wolokoli/">Tutu Unu, Warisan Budaya Leluhur Periuk Tanah yang Tetap Hidup di Desa Wolokoli</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
