<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gereja Katolik Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://liputanflores.com/tag/gereja-katolik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://liputanflores.com/tag/gereja-katolik/</link>
	<description>Kritis, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Aug 2025 11:09:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://liputanflores.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-512-1-1-32x32.png</url>
	<title>Gereja Katolik Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<link>https://liputanflores.com/tag/gereja-katolik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Misa Syukur HUT RI ke-80 di Ile Boleng, Gereja dan Pemerintah Satukan Semangat Kemerdekaan</title>
		<link>https://liputanflores.com/regional/misa-syukur-hut-ri-ke-80-di-ile-boleng-gereja-dan-pemerintah-satukan-semangat-kemerdekaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 11:09:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI 80]]></category>
		<category><![CDATA[Ile Boleng]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Maju]]></category>
		<category><![CDATA[Misa Syukur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=2060</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Di Kaki Gunung Ile Boleng, Doa dan Nasionalisme Bertemu&#8221; FLORES TIMUR, &#8211; Misa Syukur HUT RI ke-80 di Ile Boleng berlangsung pada Sabtu, 16...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/misa-syukur-hut-ri-ke-80-di-ile-boleng-gereja-dan-pemerintah-satukan-semangat-kemerdekaan/">Misa Syukur HUT RI ke-80 di Ile Boleng, Gereja dan Pemerintah Satukan Semangat Kemerdekaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Di Kaki Gunung Ile Boleng, Doa dan Nasionalisme Bertemu&#8221;</p>
<p><strong>FLORES TIMUR, &#8211;</strong> Misa Syukur HUT RI ke-80 di Ile Boleng berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2025, di Gereja Paroki St. Bernadette Soubirous Pukaona. Sehari sebelum peringatan nasional, umat Katolik dari berbagai desa, aparatur sipil negara, serta perwakilan pemerintah kecamatan berkumpul dalam suasana penuh hikmat.</p>
<p>Latar Gunung Ile Boleng yang megah menjadi saksi bagaimana doa syukur dipadukan dengan perayaan kemerdekaan. Dari kursi depan hingga barisan paling belakang, umat hadir dengan bendera merah putih di tangan, seolah menegaskan bahwa iman dan nasionalisme tak pernah terpisah di Flores Timur.</p>
<p><strong>Homili Romo Jhon Lein, Kemerdekaan Bukan Slogan</strong></p>
<p>Dalam homilinya, Romo Jhon Lein, Pr menekankan bahwa tema nasional tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, tidak boleh berhenti sebagai slogan seremonial.</p>
<p>Mengutip Injil Matius 22:21, “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah,” Romo Jhon menafsirkan bahwa umat dipanggil untuk setia pada iman sekaligus bertanggung jawab pada bangsa.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/misa-syukur-hut-ri-ke-80-di-ile-boleng-gereja-dan-pemerintah-satukan-semangat-kemerdekaan/">Misa Syukur HUT RI ke-80 di Ile Boleng, Gereja dan Pemerintah Satukan Semangat Kemerdekaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Paus Leo XIV dan Harapan Global, Pemuda Katolik Dorong Gereja Jadi Sahabat Kaum Muda</title>
		<link>https://liputanflores.com/nasional/paus-leo-xiv-dan-harapan-global-pemuda-katolik-dorong-gereja-jadi-sahabat-kaum-muda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 13:21:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dialog Antariman]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Leo XIV]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi]]></category>
		<category><![CDATA[Vatikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=1677</guid>

					<description><![CDATA[<p>LIPUTANFLORES.COM&#124;JAKARTA, &#8211; Terpilihnya Kardinal Robert Francis Prevost sebagai Paus Leo XIV pada Kamis (8/5/2025) disambut hangat oleh umat Katolik di seluruh dunia, termasuk oleh...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/paus-leo-xiv-dan-harapan-global-pemuda-katolik-dorong-gereja-jadi-sahabat-kaum-muda/">Paus Leo XIV dan Harapan Global, Pemuda Katolik Dorong Gereja Jadi Sahabat Kaum Muda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LIPUTANFLORES.COM|JAKARTA, &#8211;</strong> Terpilihnya Kardinal Robert Francis Prevost sebagai Paus Leo XIV pada Kamis (8/5/2025) disambut hangat oleh umat Katolik di seluruh dunia, termasuk oleh kalangan muda dan pemikir keagamaan di Indonesia. Bagi mereka, momen ini menandai awal baru bagi Gereja Katolik dalam merespons tantangan dunia modern.</p>
<p>Menurut DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, Dewan Pakar Pengurus Pusat Pemuda Katolik, pilihan nama &#8220;Leo&#8221; bukan tanpa makna. “Itu sinyal kuat bahwa Paus baru ingin melanjutkan semangat Paus Leo XIII yang dulu memperjuangkan hak-hak buruh dan martabat manusia,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Jumat (9/5/2025).</p>
<p>Paus Leo XIV, yang berasal dari Amerika Serikat, dikenal dekat dengan umat dan memiliki pengalaman panjang dalam pelayanan di komunitas marginal.</p>
<p>“Gereja tidak bisa hanya mengajarkan moral dari mimbar. Ia harus hadir di tengah luka dan harapan umat manusia,” kata Capt. Hakeng.</p>
<p>Dengan latar belakang sebagai misionaris dan pemimpin ordo religius, Paus Leo XIV dinilai memiliki visi global yang relevan.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/paus-leo-xiv-dan-harapan-global-pemuda-katolik-dorong-gereja-jadi-sahabat-kaum-muda/">Paus Leo XIV dan Harapan Global, Pemuda Katolik Dorong Gereja Jadi Sahabat Kaum Muda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Paus Leo XIV ; &#8220;Mari Bangun Gereja yang Membuka Tangan dan Membangun Dialog&#8221;</title>
		<link>https://liputanflores.com/nasional/paus-leo-xiv-mari-bangun-gereja-yang-membuka-tangan-dan-membangun-dialog/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 00:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Damai Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Misioner]]></category>
		<category><![CDATA[Maria dari Pompey]]></category>
		<category><![CDATA[paus fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Leo XIV]]></category>
		<category><![CDATA[Sambutan Perdana Paus]]></category>
		<category><![CDATA[Sinodalitas]]></category>
		<category><![CDATA[Tahta Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Vatikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=1670</guid>

					<description><![CDATA[<p>Vatican City – Paus Leo XIV, dalam sambutan perdananya setelah terpilih sebagai penerus Tahta Suci menggantikan Paus Fransiskus, menyerukan perdamaian, persatuan, dan semangat misioner...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/paus-leo-xiv-mari-bangun-gereja-yang-membuka-tangan-dan-membangun-dialog/">Paus Leo XIV ; &#8220;Mari Bangun Gereja yang Membuka Tangan dan Membangun Dialog&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Vatican City – Paus Leo XIV, dalam sambutan perdananya setelah terpilih sebagai penerus Tahta Suci menggantikan Paus Fransiskus, menyerukan perdamaian, persatuan, dan semangat misioner bagi seluruh umat Katolik di dunia.</p>
<p>Ia membuka pidatonya dengan salam damai yang mengingatkan pada sapaan pertama Kristus yang bangkit: &#8220;Damai menyertai kalian semua!&#8221;</p>
<p>Dalam pidato yang disampaikan dari balkon Basilika Santo Petrus, Paus Leo XIV menegaskan pentingnya membawa damai Kristus ke seluruh penjuru dunia.</p>
<p>“Damai tanpa senjata bahkan melucuti senjata, damai yang rendah hati dan gigih bertahan, damai yang berasal dari Allah yang mencintai kita semua tanpa syarat,” ujarnya.</p>
<p>Ia pun mengenang Paus Fransiskus yang dikenal dengan keberanian dan kesederhanaannya, serta melanjutkan pesan harapan yang telah diwariskan.</p>
<p>“Allah mencintaimu, kejahatan tidak akan menang, kita semua berada di tangan Allah,” ucap Paus Leo.</p>
<p>Paus asal Ordo Santo Agustinus ini menekankan pentingnya persatuan dan keterlibatan aktif umat dalam kehidupan Gereja.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/paus-leo-xiv-mari-bangun-gereja-yang-membuka-tangan-dan-membangun-dialog/">Paus Leo XIV ; &#8220;Mari Bangun Gereja yang Membuka Tangan dan Membangun Dialog&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sede Vacante dan Yubileum 1700, Pelajaran Berharga Bagi Gereja di Tahun Suci 2025</title>
		<link>https://liputanflores.com/nasional/internasional/sede-vacante-dan-yubileum-1700-pelajaran-berharga-bagi-gereja-di-tahun-suci-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2025 06:15:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[paus fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Innocentius XII]]></category>
		<category><![CDATA[Roh Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Sede Vacante]]></category>
		<category><![CDATA[Simbol Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Yubileum 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Vatikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=1643</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahun Yubileum 2025 membawa umat Katolik dalam refleksi spiritual dan historis. Salah satu bab sejarah yang kembali relevan adalah Sede Vacante, masa kekosongan Tahta...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/internasional/sede-vacante-dan-yubileum-1700-pelajaran-berharga-bagi-gereja-di-tahun-suci-2025/">Sede Vacante dan Yubileum 1700, Pelajaran Berharga Bagi Gereja di Tahun Suci 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun Yubileum 2025 membawa umat Katolik dalam refleksi spiritual dan historis. Salah satu bab sejarah yang kembali relevan adalah Sede Vacante, masa kekosongan Tahta Suci yang juga terjadi saat Tahun Suci 1700, ketika Paus Innocentius XII wafat sebelum perayaan Yubileum berakhir.</p>
<p>Jejak Sejarah di Balik Sede Vacante</p>
<p>Pada Tahun Suci 1700, wafatnya Paus Innocentius XII menjadi momen krusial bagi Gereja Katolik. Meski tak lagi memiliki pemimpin tertinggi, Gereja tidak kehilangan arah.</p>
<p>Simbol merpati—lambang Roh Kudus—pada medali resmi tahun itu, yang kini disimpan di Perpustakaan Vatikan, menjadi saksi iman Gereja yang tetap hidup dalam bimbingan ilahi.</p>
<p>Medali, Simbol, dan Pengharapan</p>
<p>Menurut Eleonora Giampiccolo, Direktur Departemen Numismatik Vatikan, ikonografi merpati telah digunakan sejak abad ke-17 dalam masa Sede Vacante.</p>
<p>Salah satu medali menampilkan kutipan dari Yohanes 14:18, “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu,” sebagai lambang penyertaan Kristus meski tak ada paus yang menjabat.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/internasional/sede-vacante-dan-yubileum-1700-pelajaran-berharga-bagi-gereja-di-tahun-suci-2025/">Sede Vacante dan Yubileum 1700, Pelajaran Berharga Bagi Gereja di Tahun Suci 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3.000 Umat Hadiri Misa Pembukaan Ziarah Maria Road to Pantura, Bupati Ende Tegaskan Komitmen Jaga Alam</title>
		<link>https://liputanflores.com/regional/3-000-umat-hadiri-misa-pembukaan-ziarah-maria-road-to-pantura-bupati-ende-tegaskan-komitmen-jaga-alam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 12:09:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda Maria]]></category>
		<category><![CDATA[Dominikus Minggu mere]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Keuskupan Agung Ende]]></category>
		<category><![CDATA[PANTURA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerataan Pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritualitas Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah Maria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=1530</guid>

					<description><![CDATA[<p>LIPUTANFLORES.COM&#124;ENDE, &#8211; Sekitar 3.000 umat Katolik memadati Lapangan Bola Kaki Kuasi Paroki Malaikat Agung Gabriel Kanaan Kamubheka, Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu 3 Mei...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/3-000-umat-hadiri-misa-pembukaan-ziarah-maria-road-to-pantura-bupati-ende-tegaskan-komitmen-jaga-alam/">3.000 Umat Hadiri Misa Pembukaan Ziarah Maria Road to Pantura, Bupati Ende Tegaskan Komitmen Jaga Alam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>LIPUTANFLORES.COM|ENDE, &#8211;</strong> Sekitar 3.000 umat Katolik memadati Lapangan Bola Kaki Kuasi Paroki Malaikat Agung Gabriel Kanaan Kamubheka, Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu 3 Mei 2025 dalam rangka Perayaan Ekaristi pembukaan Ziarah Pengharapan Maria Road to Pantura.</p>
<p>Misa dipimpin oleh Vikaris Episkopal (Vikep) Ende, R.D. Edy Dopo, didampingi seluruh imam dari wilayah pantai utara Ende. </p>
<p>Hadir pula Bupati Ende Yoseph Tote Badeoda, Wakil Bupati Dominikus Minggu Mere, anggota DPRD Kabupaten Ende, serta tokoh masyarakat.</p>
<p>Ziarah ini mengangkat tema “Bersama Maria di Utara: Merawat Bumi sebagai Saudara”, menyuarakan seruan spiritual dan ekologis di tengah berbagai dinamika pembangunan di wilayah utara Kabupaten Ende.</p>
<p><strong>Empat Agenda Besar dan Semangat Kolaborasi</strong></p>
<p>Ketua Panitia Ziarah, Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah disiapkan sejak Januari lalu.</p>
<p>Empat agenda besar digelar dalam ziarah ini, yaitu misa pembukaan, seminar sehari, arak-arakan Arca Maria ke 14 paroki di wilayah utara, dan misa penutupan.</p>
<p>&#8220;Kami berterima kasih kepada semua pihak, baik di wilayah Utara, kota Ende, maupun perantauan, yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini,&#8221; kata Dominikus dalam sambutannya.</p>
<p><strong>Bupati Ende, Jangan Lukai Lambung Ibu Bumi</strong></p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Ende menyampaikan tiga pesan penting dari kegiatan ini. Pertama, ziarah ini mencerminkan harapan bersama rakyat dan pemerintah untuk kehidupan yang lebih baik. </p>
<p>Kedua, pentingnya hidup selaras dengan alam, terlebih di tengah pro dan kontra isu eksplorasi geotermal di wilayah tersebut.</p>
<p>“Bumi adalah ibu kehidupan. Jangan korek lambungnya dan jangan sakiti dia,” kata Bupati yang disambut tepuk tangan umat.</p>
<p>Ia juga menyoroti potensi besar wilayah utara, yang ia sebut sebagai “Mutiara Utara”, mencakup kekayaan sumber daya alam dan manusia yang dinilai belum sepenuhnya tergarap optimal.</p>
<p>Untuk itu, pemerintah berkomitmen membangun kawasan Sport Center dan Central Ekonomi Terpadu (CAT) terbesar di Flores, sebagai pemicu pertumbuhan ekonomi Pantura.</p>
<p><strong>Pesan Spiritual dari Uskup dan Para Imam</strong></p>
<p>Dalam homilinya, R.D. Frederik B. Wea Dopo menyampaikan bahwa melalui sosok Maria, umat diajak meneladani iman, harapan, dan keteguhan hati dalam menghadapi penderitaan dan ketidakpastian hidup.</p>
<p>“Melalui Maria, kita mengenal siapa Yesus. Dan melalui peziarahan ini, kita mengenal kembali siapa kita, dari mana kita berasal, dan kepada siapa kita harus kembali,” ujarnya.</p>
<p>Ia menyebut Maria sebagai “Eva Baru”, simbol kehidupan yang tidak hanya membawa harapan spiritual tetapi juga ekologis. </p>
<p>Menurutnya, seluruh ciptaan Tuhan perlu dihormati, dijaga, dan dirawat sebagai bagian dari panggilan iman.</p>
<p><strong>Simbol Harapan untuk Pantura</strong></p>
<p>Ziarah ini bukan sekadar tradisi gerejawi, tetapi menjadi momentum spiritual yang menyentuh ranah sosial dan ekologis. </p>
<p>Wilayah Pantura yang disebut sebagai “MUARA” atau Mutiara Utara diharapkan dapat digali, dijaga, dan diberdayakan dengan semangat kolaboratif antara gereja, pemerintah, dan masyarakat.</p>
<p>“Maria hadir, bukan untuk disembah, tetapi untuk mengarahkan kita pada Yesus. Ini bukan hanya ziarah spiritual, tetapi juga ziarah pengharapan dan pembangunan,” tutup R.D. Frederik.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/3-000-umat-hadiri-misa-pembukaan-ziarah-maria-road-to-pantura-bupati-ende-tegaskan-komitmen-jaga-alam/">3.000 Umat Hadiri Misa Pembukaan Ziarah Maria Road to Pantura, Bupati Ende Tegaskan Komitmen Jaga Alam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ziarah “Maria Road to PANTURA” Jadi Simbol Gereja Menyentuh Realitas Sosial Wilayah Utara Ende</title>
		<link>https://liputanflores.com/regional/ziarah-maria-road-to-pantura-jadi-simbol-gereja-menyentuh-realitas-sosial-wilayah-utara-ende/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 02:38:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[PANTURA]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritualitas Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Yubelium 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah Maria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=1581</guid>

					<description><![CDATA[<p>LIPUTANFLORES.COM&#124;ENDE, &#8211; Menyambut Tahun Yubelium Agung 2025 yang ditetapkan oleh Gereja Katolik sedunia, Keuskupan Agung Ende meluncurkan sebuah gerakan ziarah iman bertajuk Maria Road...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/ziarah-maria-road-to-pantura-jadi-simbol-gereja-menyentuh-realitas-sosial-wilayah-utara-ende/">Ziarah “Maria Road to PANTURA” Jadi Simbol Gereja Menyentuh Realitas Sosial Wilayah Utara Ende</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LIPUTANFLORES.COM|ENDE, &#8211;</strong> Menyambut Tahun Yubelium Agung 2025 yang ditetapkan oleh Gereja Katolik sedunia, Keuskupan Agung Ende meluncurkan sebuah gerakan ziarah iman bertajuk Maria Road to PANTURA.</p>
<p>Sekretaris panitia Maria Road to Pantura Vinsen Sangu mengungkapkan, acara ini bukan sekadar ritual rohani, tetapi juga sebuah pesan simbolik kuat, Gereja mulai berjalan menyentuh denyut kehidupan masyarakat wilayah Pantai Utara (PANTURA) Ende yang selama ini dianggap terpinggirkan.</p>
<p>Dimulai sejak 1 Mei 2025, arak-arakan Arca Bunda Maria akan mengelilingi 14 paroki dan kuasi paroki di wilayah PANTURA.</p>
<p>Vinsen menjelaskan, pemberangkatan dimulai dari Kapela St. Maria Imakulata, Ndona, menuju Kamubheka, dengan pemberkatan oleh Bapa Uskup dan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.</p>
<p>Ziarah ini bukan hanya tentang iman. Lebih jauh, kehadiran simbolik Bunda Maria di wilayah yang disebut “muara kehidupan” itu adalah seruan moral untuk membangkitkan kesadaran umat akan potensi yang belum tergarap—pertanian, perikanan, pariwisata, hingga ekonomi produktif yang lestari.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/ziarah-maria-road-to-pantura-jadi-simbol-gereja-menyentuh-realitas-sosial-wilayah-utara-ende/">Ziarah “Maria Road to PANTURA” Jadi Simbol Gereja Menyentuh Realitas Sosial Wilayah Utara Ende</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun Setelah Rayakan Paskah</title>
		<link>https://liputanflores.com/nasional/internasional/paus-fransiskus-meninggal-dunia-di-usia-88-tahun-setelah-rayakan-paskah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 23:16:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[paskah 2025]]></category>
		<category><![CDATA[paus fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemimpin Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Vatikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=1498</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dengan duka mendalam, dunia menerima kabar bahwa Paus Fransiskus wafat pada Senin, 21 April 2025, pukul 07:35 waktu setempat (05:35 GMT) di Vatikan. Uskup...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/internasional/paus-fransiskus-meninggal-dunia-di-usia-88-tahun-setelah-rayakan-paskah/">Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun Setelah Rayakan Paskah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan duka mendalam, dunia menerima kabar bahwa Paus Fransiskus wafat pada Senin, 21 April 2025, pukul 07:35 waktu setempat (05:35 GMT) di Vatikan.</p>
<p>Uskup Roma yang dihormati ini meninggal dunia di usia 88 tahun setelah berjuang melawan pneumonia yang sempat melemahkan kesehatannya.</p>
<p>Hanya sehari sebelumnya, pada Minggu Paskah, 20 April 2025, Paus Fransiskus masih menyempatkan diri muncul di balkon utama Basilika Santo Petrus.</p>
<p>Dalam kondisi yang belum sepenuhnya pulih, beliau memberikan berkat dan menyampaikan pesan Urbi et Orbi, menyerukan gencatan senjata di Gaza dan perdamaian dunia.</p>
<p><strong>Pesan Paskah Terakhir Paus Fransiskus</strong></p>
<p>Dalam pesan terakhirnya, beliau menyoroti penderitaan rakyat di Israel dan Palestina.</p>
<p>Beliau mengajak seluruh dunia untuk menyalakan harapan dan merawat kemanusiaan, bahkan di tengah konflik.</p>
<p>Sikap dan kepemimpinan beliau menjadi cerminan kasih Tuhan bagi umat manusia, tanpa memandang perbedaan.</p>
<p><strong>Pengaruh dan Warisan Paus Fransiskus</strong></p>
<p>Kepergian Paus Fransiskus merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi juga bagi masyarakat lintas agama yang mengagumi perjuangannya dalam membela kaum miskin, memperjuangkan keadilan sosial, dan menyuarakan perdamaian dunia.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/internasional/paus-fransiskus-meninggal-dunia-di-usia-88-tahun-setelah-rayakan-paskah/">Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun Setelah Rayakan Paskah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
