<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ziarah Maria Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://liputanflores.com/tag/ziarah-maria/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://liputanflores.com/tag/ziarah-maria/</link>
	<description>Kritis, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 May 2025 12:17:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://liputanflores.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-512-1-1-32x32.png</url>
	<title>Ziarah Maria Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<link>https://liputanflores.com/tag/ziarah-maria/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>3.000 Umat Hadiri Misa Pembukaan Ziarah Maria Road to Pantura, Bupati Ende Tegaskan Komitmen Jaga Alam</title>
		<link>https://liputanflores.com/regional/3-000-umat-hadiri-misa-pembukaan-ziarah-maria-road-to-pantura-bupati-ende-tegaskan-komitmen-jaga-alam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 12:09:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda Maria]]></category>
		<category><![CDATA[Dominikus Minggu mere]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Keuskupan Agung Ende]]></category>
		<category><![CDATA[PANTURA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerataan Pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritualitas Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah Maria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=1530</guid>

					<description><![CDATA[<p>LIPUTANFLORES.COM&#124;ENDE, &#8211; Sekitar 3.000 umat Katolik memadati Lapangan Bola Kaki Kuasi Paroki Malaikat Agung Gabriel Kanaan Kamubheka, Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu 3 Mei...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/3-000-umat-hadiri-misa-pembukaan-ziarah-maria-road-to-pantura-bupati-ende-tegaskan-komitmen-jaga-alam/">3.000 Umat Hadiri Misa Pembukaan Ziarah Maria Road to Pantura, Bupati Ende Tegaskan Komitmen Jaga Alam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>LIPUTANFLORES.COM|ENDE, &#8211;</strong> Sekitar 3.000 umat Katolik memadati Lapangan Bola Kaki Kuasi Paroki Malaikat Agung Gabriel Kanaan Kamubheka, Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu 3 Mei 2025 dalam rangka Perayaan Ekaristi pembukaan Ziarah Pengharapan Maria Road to Pantura.</p>
<p>Misa dipimpin oleh Vikaris Episkopal (Vikep) Ende, R.D. Edy Dopo, didampingi seluruh imam dari wilayah pantai utara Ende. </p>
<p>Hadir pula Bupati Ende Yoseph Tote Badeoda, Wakil Bupati Dominikus Minggu Mere, anggota DPRD Kabupaten Ende, serta tokoh masyarakat.</p>
<p>Ziarah ini mengangkat tema “Bersama Maria di Utara: Merawat Bumi sebagai Saudara”, menyuarakan seruan spiritual dan ekologis di tengah berbagai dinamika pembangunan di wilayah utara Kabupaten Ende.</p>
<p><strong>Empat Agenda Besar dan Semangat Kolaborasi</strong></p>
<p>Ketua Panitia Ziarah, Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah disiapkan sejak Januari lalu.</p>
<p>Empat agenda besar digelar dalam ziarah ini, yaitu misa pembukaan, seminar sehari, arak-arakan Arca Maria ke 14 paroki di wilayah utara, dan misa penutupan.</p>
<p>&#8220;Kami berterima kasih kepada semua pihak, baik di wilayah Utara, kota Ende, maupun perantauan, yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini,&#8221; kata Dominikus dalam sambutannya.</p>
<p><strong>Bupati Ende, Jangan Lukai Lambung Ibu Bumi</strong></p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Ende menyampaikan tiga pesan penting dari kegiatan ini. Pertama, ziarah ini mencerminkan harapan bersama rakyat dan pemerintah untuk kehidupan yang lebih baik. </p>
<p>Kedua, pentingnya hidup selaras dengan alam, terlebih di tengah pro dan kontra isu eksplorasi geotermal di wilayah tersebut.</p>
<p>“Bumi adalah ibu kehidupan. Jangan korek lambungnya dan jangan sakiti dia,” kata Bupati yang disambut tepuk tangan umat.</p>
<p>Ia juga menyoroti potensi besar wilayah utara, yang ia sebut sebagai “Mutiara Utara”, mencakup kekayaan sumber daya alam dan manusia yang dinilai belum sepenuhnya tergarap optimal.</p>
<p>Untuk itu, pemerintah berkomitmen membangun kawasan Sport Center dan Central Ekonomi Terpadu (CAT) terbesar di Flores, sebagai pemicu pertumbuhan ekonomi Pantura.</p>
<p><strong>Pesan Spiritual dari Uskup dan Para Imam</strong></p>
<p>Dalam homilinya, R.D. Frederik B. Wea Dopo menyampaikan bahwa melalui sosok Maria, umat diajak meneladani iman, harapan, dan keteguhan hati dalam menghadapi penderitaan dan ketidakpastian hidup.</p>
<p>“Melalui Maria, kita mengenal siapa Yesus. Dan melalui peziarahan ini, kita mengenal kembali siapa kita, dari mana kita berasal, dan kepada siapa kita harus kembali,” ujarnya.</p>
<p>Ia menyebut Maria sebagai “Eva Baru”, simbol kehidupan yang tidak hanya membawa harapan spiritual tetapi juga ekologis. </p>
<p>Menurutnya, seluruh ciptaan Tuhan perlu dihormati, dijaga, dan dirawat sebagai bagian dari panggilan iman.</p>
<p><strong>Simbol Harapan untuk Pantura</strong></p>
<p>Ziarah ini bukan sekadar tradisi gerejawi, tetapi menjadi momentum spiritual yang menyentuh ranah sosial dan ekologis. </p>
<p>Wilayah Pantura yang disebut sebagai “MUARA” atau Mutiara Utara diharapkan dapat digali, dijaga, dan diberdayakan dengan semangat kolaboratif antara gereja, pemerintah, dan masyarakat.</p>
<p>“Maria hadir, bukan untuk disembah, tetapi untuk mengarahkan kita pada Yesus. Ini bukan hanya ziarah spiritual, tetapi juga ziarah pengharapan dan pembangunan,” tutup R.D. Frederik.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/3-000-umat-hadiri-misa-pembukaan-ziarah-maria-road-to-pantura-bupati-ende-tegaskan-komitmen-jaga-alam/">3.000 Umat Hadiri Misa Pembukaan Ziarah Maria Road to Pantura, Bupati Ende Tegaskan Komitmen Jaga Alam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ziarah “Maria Road to PANTURA” Jadi Simbol Gereja Menyentuh Realitas Sosial Wilayah Utara Ende</title>
		<link>https://liputanflores.com/regional/ziarah-maria-road-to-pantura-jadi-simbol-gereja-menyentuh-realitas-sosial-wilayah-utara-ende/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 02:38:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[PANTURA]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritualitas Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Yubelium 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah Maria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=1581</guid>

					<description><![CDATA[<p>LIPUTANFLORES.COM&#124;ENDE, &#8211; Menyambut Tahun Yubelium Agung 2025 yang ditetapkan oleh Gereja Katolik sedunia, Keuskupan Agung Ende meluncurkan sebuah gerakan ziarah iman bertajuk Maria Road...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/ziarah-maria-road-to-pantura-jadi-simbol-gereja-menyentuh-realitas-sosial-wilayah-utara-ende/">Ziarah “Maria Road to PANTURA” Jadi Simbol Gereja Menyentuh Realitas Sosial Wilayah Utara Ende</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LIPUTANFLORES.COM|ENDE, &#8211;</strong> Menyambut Tahun Yubelium Agung 2025 yang ditetapkan oleh Gereja Katolik sedunia, Keuskupan Agung Ende meluncurkan sebuah gerakan ziarah iman bertajuk Maria Road to PANTURA.</p>
<p>Sekretaris panitia Maria Road to Pantura Vinsen Sangu mengungkapkan, acara ini bukan sekadar ritual rohani, tetapi juga sebuah pesan simbolik kuat, Gereja mulai berjalan menyentuh denyut kehidupan masyarakat wilayah Pantai Utara (PANTURA) Ende yang selama ini dianggap terpinggirkan.</p>
<p>Dimulai sejak 1 Mei 2025, arak-arakan Arca Bunda Maria akan mengelilingi 14 paroki dan kuasi paroki di wilayah PANTURA.</p>
<p>Vinsen menjelaskan, pemberangkatan dimulai dari Kapela St. Maria Imakulata, Ndona, menuju Kamubheka, dengan pemberkatan oleh Bapa Uskup dan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.</p>
<p>Ziarah ini bukan hanya tentang iman. Lebih jauh, kehadiran simbolik Bunda Maria di wilayah yang disebut “muara kehidupan” itu adalah seruan moral untuk membangkitkan kesadaran umat akan potensi yang belum tergarap—pertanian, perikanan, pariwisata, hingga ekonomi produktif yang lestari.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/ziarah-maria-road-to-pantura-jadi-simbol-gereja-menyentuh-realitas-sosial-wilayah-utara-ende/">Ziarah “Maria Road to PANTURA” Jadi Simbol Gereja Menyentuh Realitas Sosial Wilayah Utara Ende</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
