<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lingkungan Hidup Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://liputanflores.com/tag/lingkungan-hidup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://liputanflores.com/tag/lingkungan-hidup/</link>
	<description>Kritis, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 May 2025 04:19:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://liputanflores.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-512-1-1-32x32.png</url>
	<title>Lingkungan Hidup Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<link>https://liputanflores.com/tag/lingkungan-hidup/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DLHD Ende Luncurkan GERMALISA, Strategi Baru Tangani Sampah Berbasis Wilayah</title>
		<link>https://liputanflores.com/regional/dlhd-ende-luncurkan-germalisa-strategi-baru-tangani-sampah-berbasis-wilayah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 May 2025 04:19:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[100 Hari Ende Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[DLHD Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Ende Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[GERMALISA]]></category>
		<category><![CDATA[Kota BERIMAN]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[PKK Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=1705</guid>

					<description><![CDATA[<p>LIPUTANFLORES.COM&#124;ENDE, &#8211; Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Ende resmi meluncurkan GERMALISA (Gerakan Masyarakat Peduli Sampah), Jumat (16/5/2025). Program ini menjadi langkah strategis dalam...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/dlhd-ende-luncurkan-germalisa-strategi-baru-tangani-sampah-berbasis-wilayah/">DLHD Ende Luncurkan GERMALISA, Strategi Baru Tangani Sampah Berbasis Wilayah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LIPUTANFLORES.COM|ENDE, &#8211;</strong> Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Ende resmi meluncurkan GERMALISA (Gerakan Masyarakat Peduli Sampah), Jumat (16/5/2025).</p>
<p>Program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung visi Ende Kota BERIMAN (Bersih, Indah, Rindang, dan Nyaman), sekaligus bagian dari gerakan 100 Hari Ende Bersih yang dicanangkan Pemkab Ende.</p>
<p>Kepala DLHD Ende, Kanisius Se, S.Pd., M.Ed., menjelaskan bahwa GERMALISA bukan sekadar kampanye bersih-bersih biasa, melainkan dorongan untuk perubahan budaya dalam mengelola sampah dari hulu ke hilir.</p>
<p>“Kami ingin mendorong perubahan cara pandang dan perilaku masyarakat terhadap sampah, bukan hanya kegiatan bersih-bersih semata,” Ungkap Kanis Se, saat konferensi pers di Kantor DLHD Ende, Kamis (15/5).</p>
<p>Peluncuran GERMALISA ditandai dengan aksi bersih serentak di empat kecamatan, Ende Selatan, Ende Tengah, Ende Timur, dan Ende Utara.</p>
<p>Kegiatan dipusatkan di Pasar Mbongawani, termasuk pembacaan deklarasi publik sebagai simbol komitmen lintas sektor terhadap pengelolaan sampah.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/dlhd-ende-luncurkan-germalisa-strategi-baru-tangani-sampah-berbasis-wilayah/">DLHD Ende Luncurkan GERMALISA, Strategi Baru Tangani Sampah Berbasis Wilayah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penolakan Proyek Geothermal di Flores Kian Menguat, FKKF Sebut Rakyat Selalu Jadi Korban</title>
		<link>https://liputanflores.com/nasional/penolakan-proyek-geothermal-di-flores-kian-menguat-fkkf-sebut-rakyat-selalu-jadi-korban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 00:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[FKKF]]></category>
		<category><![CDATA[Geothermal Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Agraria]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Panas Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Penolakan Warga]]></category>
		<category><![CDATA[TanahAdat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=1453</guid>

					<description><![CDATA[<p>LIPUTANFLORES.COM&#124;JAKARTA, &#8211; Forum Komunikasi dan Advokasi Komunitas Flobamora (FKKF) Jakarta kembali angkat bicara soal proyek geothermal di Flores. Dalam pernyataan resmi pada Kamis (10/4/2025),...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/penolakan-proyek-geothermal-di-flores-kian-menguat-fkkf-sebut-rakyat-selalu-jadi-korban/">Penolakan Proyek Geothermal di Flores Kian Menguat, FKKF Sebut Rakyat Selalu Jadi Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LIPUTANFLORES.COM|JAKARTA, &#8211;</strong> Forum Komunikasi dan Advokasi Komunitas Flobamora (FKKF) Jakarta kembali angkat bicara soal proyek geothermal di Flores.</p>
<p>Dalam pernyataan resmi pada Kamis (10/4/2025), Ketua Umum FKKF, Marsellinus Ado Wawo, S.H, menegaskan bahwa proyek berbasis panas bumi ini lebih menguntungkan pengusaha dan penguasa ketimbang rakyat lokal.</p>
<p>&#8220;Rakyat hanya jadi objek pembangunan dan justru menderita dampak jangka panjang,&#8221; kata Marsell.</p>
<p>Menurut FKKF, pembangunan proyek geothermal di Flores telah mengabaikan kondisi geografis pulau yang rentan dan memiliki lahan pertanian yang terbatas.</p>
<p>Selain merusak ekosistem, proyek ini juga berdampak pada struktur adat dan kehidupan sosial masyarakat.</p>
<p>&#8220;Flores berada di ring of fire. Proyek seperti ini justru bisa memicu gempa dan mencemari lingkungan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Marsell juga menyoroti pentingnya mempertahankan tanah sebagai sumber penghidupan rakyat.</p>
<p>&#8220;Tanah adalah segalanya. Kehilangan tanah berarti kehilangan masa depan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia menegaskan, kebutuhan energi bisa dipenuhi dari sumber lain seperti tenaga surya, angin, arus laut, atau biomassa—tanpa mengorbankan ruang hidup masyarakat adat.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/penolakan-proyek-geothermal-di-flores-kian-menguat-fkkf-sebut-rakyat-selalu-jadi-korban/">Penolakan Proyek Geothermal di Flores Kian Menguat, FKKF Sebut Rakyat Selalu Jadi Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
