<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Papua Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://liputanflores.com/tag/papua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://liputanflores.com/tag/papua/</link>
	<description>Kritis, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 23:11:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://liputanflores.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-512-1-1-32x32.png</url>
	<title>Papua Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<link>https://liputanflores.com/tag/papua/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban</title>
		<link>https://liputanflores.com/nasional/papua-tidak-butuh-lebih-banyak-korban-jiwa-negara-harus-hadir-sebelum-rakyat-menjadi-korban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 23:09:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ASN Papua]]></category>
		<category><![CDATA[berita Papua terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[detiknews]]></category>
		<category><![CDATA[Dr Karolus Karni Lando]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Papua]]></category>
		<category><![CDATA[korban kekerasan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Papua butuh dialog]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[penembakan ASN Papua]]></category>
		<category><![CDATA[tiga ASN gugur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=2844</guid>

					<description><![CDATA[<p>LIPUTAN FLORES – Tragedi gugurnya tiga aparatur sipil negara (ASN) saat menjalankan tugas di Papua kembali menyisakan duka mendalam. Peristiwa tersebut tidak hanya meninggalkan...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/papua-tidak-butuh-lebih-banyak-korban-jiwa-negara-harus-hadir-sebelum-rakyat-menjadi-korban/">Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LIPUTAN FLORES –</strong> Tragedi gugurnya tiga aparatur sipil negara (ASN) saat menjalankan tugas di Papua kembali menyisakan duka mendalam. Peristiwa tersebut tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat bahwa persoalan keamanan dan perlindungan warga negara di Papua masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.</p>
<p>Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA, menegaskan bahwa para korban datang ke Papua bukan untuk berperang, melainkan untuk bekerja dan menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>“Kepada keluarga tiga ASN yang gugur, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Mereka pergi bukan untuk berperang. Mereka pergi untuk bekerja. Mereka membawa tugas negara dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Karolus, negara memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan para korban mendapatkan penghormatan yang layak. Bentuk penghormatan itu tidak hanya berupa belasungkawa, tetapi juga pemenuhan hak-hak kepegawaian, santunan, pendampingan bagi keluarga, serta kepastian proses hukum terhadap pelaku kekerasan.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/papua-tidak-butuh-lebih-banyak-korban-jiwa-negara-harus-hadir-sebelum-rakyat-menjadi-korban/">Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo</title>
		<link>https://liputanflores.com/nasional/siklus-kekerasan-di-papua-terus-berulang-efektifkah-strategi-keamanan-pemerintah-prabowo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 15:25:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Papua Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Asasi Manusia Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Intan Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jayawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Lanny Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Nduga]]></category>
		<category><![CDATA[OPM]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Papua 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Papua Pegunungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[TNI Papua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=2829</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA BARAT – Konflik dan kekerasan bersenjata di Papua kembali menjadi perhatian publik. Meski pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memiliki kekuatan militer...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/siklus-kekerasan-di-papua-terus-berulang-efektifkah-strategi-keamanan-pemerintah-prabowo/">Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA BARAT –</strong> Konflik dan kekerasan bersenjata di Papua kembali menjadi perhatian publik. Meski pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memiliki kekuatan militer yang jauh lebih besar dibanding kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah tersebut, insiden kekerasan masih terus terjadi dan menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas strategi yang diterapkan selama ini.</p>
<p>Sejumlah kalangan menilai bahwa pendekatan keamanan yang selama ini mengandalkan penempatan pasukan dalam jumlah besar belum sepenuhnya mampu menyelesaikan akar persoalan konflik di Papua.</p>
<p>Berdasarkan laporan investigasi yang dipublikasikan Project Multatuli, jumlah aparat keamanan yang ditempatkan di Papua mencapai sekitar 74.297 personel. Dari jumlah tersebut, sekitar 17.780 personel merupakan pasukan non-organik atau Bantuan Kendali Operasi (BKO).</p>
<p>Penempatan aparat dalam jumlah besar tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran operasi hingga Rp2,34 triliun per tahun. Dengan kondisi itu, tingkat kepadatan aparat keamanan di Papua disebut mencapai enam kali lipat dibanding rata-rata nasional.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nasional/siklus-kekerasan-di-papua-terus-berulang-efektifkah-strategi-keamanan-pemerintah-prabowo/">Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
