<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Adat NTT Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://liputanflores.com/tag/adat-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://liputanflores.com/tag/adat-ntt/</link>
	<description>Kritis, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 Aug 2025 07:13:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://liputanflores.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-512-1-1-32x32.png</url>
	<title>Adat NTT Arsip - LiputanFlores.Com</title>
	<link>https://liputanflores.com/tag/adat-ntt/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polres Sikka Dorong Demokrasi Damai, Antisipasi Anarkisme di Era Digital</title>
		<link>https://liputanflores.com/hukum-kriminal/polres-sikka-dorong-demokrasi-damai-antisipasi-anarkisme-di-era-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2025 07:13:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Adat NTT]]></category>
		<category><![CDATA[bijak berpendapat]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi damai]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Berpendapat]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[tolak anarkisme]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=2144</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAUMERE, &#8211; Di tengah meningkatnya dinamika politik dan sosial, Polres Sikka memperketat upaya preventif dengan menggencarkan sosialisasi “Bijak Berpendapat, Tolak Anarkisme”. Gerakan ini bukan...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/hukum-kriminal/polres-sikka-dorong-demokrasi-damai-antisipasi-anarkisme-di-era-digital/">Polres Sikka Dorong Demokrasi Damai, Antisipasi Anarkisme di Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>MAUMERE, &#8211;</strong> Di tengah meningkatnya dinamika politik dan sosial, Polres Sikka memperketat upaya preventif dengan menggencarkan sosialisasi “Bijak Berpendapat, Tolak Anarkisme”.</p>
<p dir="ltr">Gerakan ini bukan sekadar himbauan moral, melainkan strategi sistematis untuk menjaga ruang publik tetap aman, tertib, dan demokratis.</p>
<p dir="ltr">Sejak 28 Agustus 2025, personel Polres Sikka menyisir wilayah hukum mereka, menyosialisasikan tata cara penyampaian pendapat di muka umum yang sesuai aturan hukum.</p>
<p dir="ltr">Langkah ini mendapat penegasan langsung dari Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno, S.I.K., yang menekankan bahwa kebebasan berpendapat dijamin konstitusi, tetapi masyarakat wajib memahami batasan agar tidak terjerumus dalam aksi provokatif atau anarkis.</p>
<p dir="ltr">“Polres tidak melarang aspirasi publik. Kami hanya meminta agar semua dilakukan secara tertib, damai, dan patuh hukum,” ujar Bambang kepada <a href="http://liputanflores.com">liputanflores.com</a></p>
<p dir="ltr">Tidak hanya aksi di jalanan, perhatian khusus juga diberikan pada ruang digital. Melalui edukasi Undang-Undang ITE, Polres Sikka menekankan pentingnya literasi digital.</p>
<p dir="ltr">Penyalahgunaan media sosial untuk menyebar ujaran kebencian atau hoaks dianggap sama berbahayanya dengan anarkisme fisik.</p>
<p dir="ltr">Langkah ini relevan, mengingat eskalasi konflik sosial kerap bermula dari percikan di dunia maya sebelum meledak di lapangan.</p>
<p dir="ltr">Program sosialisasi ini mendapat sambutan positif. Tokoh agama hingga pemuda menilai pendekatan humanis-polisi perlu diperluas, agar masyarakat lebih paham bahwa menyuarakan pendapat bukan berarti bebas dari tanggung jawab hukum.</p>
<p dir="ltr">Seorang warga menuturkan, “Kami mendukung langkah Polres Sikka. Sosialisasi ini membuat kami lebih percaya diri menyampaikan aspirasi, tanpa takut situasi ricuh.”</p>
<p dir="ltr">Meski banyak pihak mendukung, sejumlah pengamat menilai pendekatan ini harus dikawal agar tidak bergeser menjadi alat kontrol berlebihan. Isu kebebasan berekspresi sering kali bersinggungan dengan praktik pembatasan kritik terhadap pemerintah.</p>
<p dir="ltr">Apakah langkah Polres Sikka ini murni edukatif atau ada potensi digunakan untuk membungkam kritik? Pertanyaan ini menjadi pekerjaan rumah bagi masyarakat sipil, media, dan lembaga pengawas demokrasi di NTT.</p>
<p dir="ltr">Dengan mengedepankan sinergi aparat dan masyarakat, Polres Sikka berusaha membangun kultur demokrasi damai di Kabupaten Sikka.</p>
<p dir="ltr">Namun, efektivitas program ini akan diuji dari konsistensi pelaksanaan di lapangan dan transparansi aparat dalam mengedepankan hukum secara adil.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/hukum-kriminal/polres-sikka-dorong-demokrasi-damai-antisipasi-anarkisme-di-era-digital/">Polres Sikka Dorong Demokrasi Damai, Antisipasi Anarkisme di Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Immanuel Ebenezer &#038; KPK, Indonesia Butuh ISO 37001 untuk Hentikan Budaya Suap</title>
		<link>https://liputanflores.com/nagekeo/kasus-immanuel-ebenezer-kpk-indonesia-butuh-iso-37001-untuk-hentikan-budaya-suap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 00:12:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Adat NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Suap]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[CPI Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Layanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[ISO 37001]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi Anggaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=2136</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, &#8211; Penangkapan Wakil Menteri Tenaga Kerja, Immanuel Ebenezer, lewat operasi tangkap tangan (OTT) KPK kembali menegaskan satu hal, Indonesia masih gagal menutup celah...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nagekeo/kasus-immanuel-ebenezer-kpk-indonesia-butuh-iso-37001-untuk-hentikan-budaya-suap/">Kasus Immanuel Ebenezer &#038; KPK, Indonesia Butuh ISO 37001 untuk Hentikan Budaya Suap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, &#8211;</strong> Penangkapan Wakil Menteri Tenaga Kerja, Immanuel Ebenezer, lewat operasi tangkap tangan (OTT) KPK kembali menegaskan satu hal, Indonesia masih gagal menutup celah suap di tubuh birokrasi.</p>
<p>Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA, auditor ISO 37001, menilai akar masalahnya bukan sekadar integritas personal. “Kasus ini menunjukkan orang baik pun bisa tergoda jika sistemnya lemah. Yang kita butuhkan bukan sekadar orang jujur, tapi mekanisme anti suap yang transparan, bisa diaudit, dan terukur. Itu persis yang ditawarkan ISO 37001,” tegasnya.</p>
<p>Menurut Karolus, ISO 37001 adalah kerangka kerja global yang terbukti mampu memperkuat tata kelola. Dengan standar ini, publik bisa lebih percaya pada pemerintah, pejabat berintegritas terlindungi, dan birokrasi dipaksa bekerja profesional.</p>
<p>&#8220;Tanpa itu, ruang abu-abu penyalahgunaan wewenang akan selalu terbuka&#8221; Katanya Karni Lando</p>
<p>Dalam konteks pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Karolus menilai komitmen antikorupsi harus ditunjukkan lewat kebijakan, bukan sekadar pidato.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/nagekeo/kasus-immanuel-ebenezer-kpk-indonesia-butuh-iso-37001-untuk-hentikan-budaya-suap/">Kasus Immanuel Ebenezer &#038; KPK, Indonesia Butuh ISO 37001 untuk Hentikan Budaya Suap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RPB XXXV AMAN Disambut Meriah oleh Komunitas Adat Saga Lewat Tarian Simo Gemi dan Ritual Adat Tolak Bala</title>
		<link>https://liputanflores.com/regional/rpb-xxxv-aman-disambut-meriah-oleh-komunitas-adat-saga-lewat-tarian-simo-gemi-dan-ritual-adat-tolak-bala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LiputanFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2025 11:50:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Adat NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Masyarakat Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Ende Saga]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Adat Saga]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Adat Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Ritual Adat]]></category>
		<category><![CDATA[RPB XXXV AMAN]]></category>
		<category><![CDATA[Ruka Sombolinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Tarian Simo Gemi]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak Bala]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://liputanflores.com/?p=1859</guid>

					<description><![CDATA[<p>LIPUTAN FLORES.COM&#124;ENDE, &#8211; Komunitas Adat Saga, Desa Saga, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Pengurus Besar (RPB) XXXV Aliansi Masyarakat...</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/rpb-xxxv-aman-disambut-meriah-oleh-komunitas-adat-saga-lewat-tarian-simo-gemi-dan-ritual-adat-tolak-bala/">RPB XXXV AMAN Disambut Meriah oleh Komunitas Adat Saga Lewat Tarian Simo Gemi dan Ritual Adat Tolak Bala</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LIPUTAN FLORES.COM|ENDE, &#8211;</strong> Komunitas Adat Saga, Desa Saga, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Pengurus Besar (RPB) XXXV Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang digelar meriah pada Selasa, 10 Juni 2025.</p>
<p>Kegiatan diawali dengan Tarian Simo Gemi, sebuah tarian tradisional khas Saga yang dibawakan oleh 10 siswa SDK Saga. Tarian ini menjadi simbol penyambutan resmi terhadap tamu dan undangan yang hadir.</p>
<p>Tarian dipandu oleh seorang dewasa yang menyampaikan sapaan adat, didampingi oleh para mosalaki (tokoh adat) yang berdiri di sisi jalan menyambut kehadiran para peserta.</p>
<p>Upacara adat dilakukan di gerbang Kampung Adat Saga sebagai bentuk ritual penerimaan tamu serta tolak bala.</p>
<p>Ritual ini bertujuan memohon restu kepada Leluhur, Alam Semesta, dan Sang Pencipta agar seluruh rangkaian kegiatan RPB XXXV AMAN berlangsung lancar tanpa hambatan.</p>
<p>Menurut Philipus Kami, tokoh Masyarakat Adat Saga, ritual tersebut juga memiliki makna spiritual sebagai bentuk penerimaan tamu menjadi &#8220;anak adat&#8221;. Seekor babi disembelih sebagai simbol pembersihan dari unsur negatif dan permohonan perlindungan selama kegiatan berlangsung.</p>
<p>Artikel <a href="https://liputanflores.com/regional/rpb-xxxv-aman-disambut-meriah-oleh-komunitas-adat-saga-lewat-tarian-simo-gemi-dan-ritual-adat-tolak-bala/">RPB XXXV AMAN Disambut Meriah oleh Komunitas Adat Saga Lewat Tarian Simo Gemi dan Ritual Adat Tolak Bala</a> pertama kali tampil pada <a href="https://liputanflores.com">LiputanFlores.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
