RPB XXXV AMAN Disambut Meriah oleh Komunitas Adat Saga Lewat Tarian Simo Gemi dan Ritual Adat Tolak Bala

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 12 Juni 2025 - 19:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 1,143 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto penyerahan dokumen peraturan bersama dan sikap politik AMAN

Ket. Foto penyerahan dokumen peraturan bersama dan sikap politik AMAN

LIPUTAN FLORES.COM|ENDE, – Komunitas Adat Saga, Desa Saga, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Pengurus Besar (RPB) XXXV Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang digelar meriah pada Selasa, 10 Juni 2025.

Kegiatan diawali dengan Tarian Simo Gemi, sebuah tarian tradisional khas Saga yang dibawakan oleh 10 siswa SDK Saga. Tarian ini menjadi simbol penyambutan resmi terhadap tamu dan undangan yang hadir.

Baca Juga :  Bupati Edi Endi Resmikan Komodo ATV, Wahana Wisata Darat Pertama di Labuan Bajo

Tarian dipandu oleh seorang dewasa yang menyampaikan sapaan adat, didampingi oleh para mosalaki (tokoh adat) yang berdiri di sisi jalan menyambut kehadiran para peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara adat dilakukan di gerbang Kampung Adat Saga sebagai bentuk ritual penerimaan tamu serta tolak bala.

Baca Juga :  Kasus Immanuel Ebenezer & KPK, Indonesia Butuh ISO 37001 untuk Hentikan Budaya Suap

Ritual ini bertujuan memohon restu kepada Leluhur, Alam Semesta, dan Sang Pencipta agar seluruh rangkaian kegiatan RPB XXXV AMAN berlangsung lancar tanpa hambatan.

Menurut Philipus Kami, tokoh Masyarakat Adat Saga, ritual tersebut juga memiliki makna spiritual sebagai bentuk penerimaan tamu menjadi “anak adat”. Seekor babi disembelih sebagai simbol pembersihan dari unsur negatif dan permohonan perlindungan selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga :  KKSS Peduli Sesama, Cek Kesehatan Gratis Bagi Warga Kabupaten Sikka di HUT ke-49

Berita Terkait

Guru Flores Timur Fransiskus Xaverius Berek Masuk Pengurus Pusat IGI 2026–2031
Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Polemik Putusan PN Labuan Bajo: Dugaan Tanah Negara Disahkan Jadi Milik Pribadi di Golo Karangan
Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:23 WITA

Ulasan Lonn Segi Tak Sepanjang Gelarnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru