RPB XXXV AMAN Disambut Meriah oleh Komunitas Adat Saga Lewat Tarian Simo Gemi dan Ritual Adat Tolak Bala

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 12 Juni 2025 - 19:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 1,259 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto penyerahan dokumen peraturan bersama dan sikap politik AMAN

Ket. Foto penyerahan dokumen peraturan bersama dan sikap politik AMAN

Setelah prosesi penyambutan, para peserta diarahkan ke rumah adat Sa’o Nggua Labha Dile untuk melanjutkan ritual tolak bala yang dipimpin oleh para mosalaki utama, yaitu Mosalaki Pu’u Wolo, Mosalaki Pu’u Limbu, dan Mosalaki Nu’a.

Doa bersama dilakukan agar para pemimpin AMAN diberi kesehatan, kebijaksanaan, dan petunjuk dalam mengambil keputusan penting bagi organisasi.

Baca Juga :  Festival Ramadan 14 Hari, 30 UMKM di Ende Raup Keuntungan Fantastis

Philipus menambahkan bahwa ritual ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap perjuangan Sekjen AMAN, Ruka Sombolinggi, agar terus menjaga wilayah adat dan nilai-nilai kehidupan masyarakat adat yang selaras dengan alam dan keberlangsungan hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekjen AMAN, Ruka Sombolinggi, menyatakan rasa syukur karena dapat kembali ke Kampung Adat Saga setelah sebelumnya pelaksanaan Rakernas AMAN tertunda akibat pandemi COVID-19.

Baca Juga :  Polres Sikka Dorong Demokrasi Damai, Antisipasi Anarkisme di Era Digital

Ia menegaskan bahwa melalui ritual adat ini, dirinya diterima bukan sebagai orang luar, melainkan sebagai bagian dari masyarakat adat Saga.

“Kami merasa bukan orang asing. Kami benar-benar menjadi bagian dari anak kampung ini,” ujar Ruka.

Berita Terkait

Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu
FMNTT Surabaya Salurkan Bantuan Gempa Flores ke Warga Terdampak di Nagekeo
Kapolres Ende Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Roworena 2 Pascagempa
Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah
Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:34 WITA

Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu

Rabu, 2 September 2026 - 07:52 WITA

FMNTT Surabaya Salurkan Bantuan Gempa Flores ke Warga Terdampak di Nagekeo

Selasa, 1 September 2026 - 20:30 WITA

Kapolres Ende Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Roworena 2 Pascagempa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WITA

Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”

Berita Terbaru