NAGEKEO, – Rencana pembangunan gerai Indomaret di Kelurahan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menuai penolakan dari Presidium Pengembangan Organisasi PMKRI Cabang Ende.
Penolakan tersebut disampaikan oleh Teofilus Ledhi atau yang akrab disapa Kefin, yang juga merupakan warga Kecamatan Nangaroro.
Menurut Kefin, polemik pembangunan Indomaret tidak lagi sebatas persoalan hadir atau tidaknya ritel modern di Nangaroro. Isu tersebut, kata dia, telah berkembang menjadi perdebatan mengenai keberpihakan terhadap masyarakat kecil, perlindungan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta transparansi dalam pengambilan kebijakan publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak menolak investasi yang masuk ke Kabupaten Nagekeo. Namun investasi harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Kefin kepada media, ini melalui sambungan telepon
Ia menilai kehadiran Indomaret di pusat Kecamatan Nangaroro berpotensi menciptakan persaingan yang tidak seimbang dengan kios-kios dan usaha kecil yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




