PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 348 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teofilus Ledhi, Presidium Pengembangan Organisasi PMKRI Cabang Ende.

Teofilus Ledhi, Presidium Pengembangan Organisasi PMKRI Cabang Ende.

NAGEKEO, – Rencana pembangunan gerai Indomaret di Kelurahan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menuai penolakan dari Presidium Pengembangan Organisasi PMKRI Cabang Ende.

Penolakan tersebut disampaikan oleh Teofilus Ledhi atau yang akrab disapa Kefin, yang juga merupakan warga Kecamatan Nangaroro.

Menurut Kefin, polemik pembangunan Indomaret tidak lagi sebatas persoalan hadir atau tidaknya ritel modern di Nangaroro. Isu tersebut, kata dia, telah berkembang menjadi perdebatan mengenai keberpihakan terhadap masyarakat kecil, perlindungan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta transparansi dalam pengambilan kebijakan publik.

“Kami tidak menolak investasi yang masuk ke Kabupaten Nagekeo. Namun investasi harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Kefin kepada media, ini melalui sambungan telepon

Ia menilai kehadiran Indomaret di pusat Kecamatan Nangaroro berpotensi menciptakan persaingan yang tidak seimbang dengan kios-kios dan usaha kecil yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Sidang Pastoral Keuskupan Labuan Bajo: Langkah Awal Tata Kelola Partisipatif

Berita Terkait

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Berita Terbaru