Bendahara RSUD Ende Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rp1,9 Miliar, Ini Kronologinya

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 17:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 2,694 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Ende, AKBP Iptu Gede Joni Mahardika Menunjukkan Barang Bukti Ketika Memberikan Konferensi Pers, Soal Penetapan Bendahara RSUD Ende jadi Tersangka

Kapolres Ende, AKBP Iptu Gede Joni Mahardika Menunjukkan Barang Bukti Ketika Memberikan Konferensi Pers, Soal Penetapan Bendahara RSUD Ende jadi Tersangka

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Kepolisian Resor (Polres) Ende resmi menetapkan FM, Bendahara Penerimaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dana sebesar Rp 1,9 miliar.

Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika, mengungkapkan bahwa FM ditetapkan sebagai tersangka pada 14 Mei 2025.

Lima hari setelahnya, tepatnya pada 19 Mei 2025, FM diamankan pihak kepolisian dan kemudian resmi ditahan pada 20 Mei 2025.

“FM adalah bendahara penerimaan RSUD Ende sejak tahun 2022 hingga April 2024,” kata Kapolres Joni dalam konferensi pers, Senin (20/5/2025).

Kasus ini pertama kali mencuat saat pergantian jabatan bendahara penerimaan pada 2 Mei 2024.

Dalam proses serah terima, ditemukan selisih mencolok antara uang yang diterima kasir dan yang disetorkan ke rekening RSUD oleh FM.

Baca Juga :  Ibu Gubernur NTT dan Aktivis Serukan Keadilan untuk Korban Pelecehan Seksual dan TPPO oleh Eks Kapolres Ngada

Pihak manajemen RSUD Ende lantas membentuk tim pemeriksa internal.

Hasilnya, ditemukan bukti kuat adanya penggelapan dana yang dilakukan oleh FM.

Hal ini berdampak langsung terhadap operasional rumah sakit yang sempat terganggu akibat defisit kas.

Berita Terkait

Aksi Damai Kelompok Mahasiswa di Ende, Tuntutan Transparansi Anggaran, Infrastruktur, hingga Isu Nasional
Kajari Ende ; Uang Hasil Korupsi Disetor ke Kas Negara
Antisipasi Demo, TNI – Polri Gelar Patroli Gabungan
Ciptakan Kondisi Aman di Sikka, Polsek Nelle dan TNI Gelar Operasi Gabungan
Polres Sikka Dorong Demokrasi Damai, Antisipasi Anarkisme di Era Digital
BEM UNIPA Maumere Kecam Tindakan Brutal Oknum Brimob yang Tewaskan Driver Ojol
Represifitas hingga Ojol Tewas, PMKRI Maumere Minta Copot Kapolri dan Evaluasi Protap Penanganan Masa Aksi
Tragedi Kematian Prada Lucky Namo, Aksi 1000 Lilin, Evaluasi TNI, dan Tuntutan Keadilan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru