FLORES TIMUR, – Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, mempertemukan dua kepala desa yang wilayahnya terlibat konflik di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Senin (11/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Camat Adonara Timur itu dihadiri Ketua DPRD Flores Timur, unsur kepolisian dan TNI, aparat pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta dua kepala desa yang wilayahnya terlibat konflik, yakni Kepala Desa Waiburak, Muhamad Saleh, dan Kepala Desa Narasaosina, Yandris Toland.
Dalam pertemuan tersebut, Ignasius menegaskan bahwa konflik yang kembali pecah di wilayah Adonara Timur tidak boleh terus berulang karena hanya membawa penderitaan bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perang itu tidak menghasilkan pemenang. Yang ada hanya kehancuran materi dan meninggalkan dendam sejarah,” kata Ignasius di hadapan peserta rapat.
Ia meminta masyarakat dari kedua wilayah menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memperkeruh situasi.
Menurut dia, konflik berkepanjangan hanya akan memperdalam luka sosial di tengah masyarakat yang sejatinya masih memiliki hubungan kekeluargaan dan sejarah persaudaraan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




