Nelayan Flores Timur Hilang di Perairan Lamawohong, Tim Gabungan BPBD dan Basarnas Lakukan Pencarian

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 12:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 2 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencarian nelayan yang hilang

Pencarian nelayan yang hilang

FLORES TIMUR, – Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Flores Timur, Basarnas Maumere, dan Pos Polairud Polres Flores Timur melakukan pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Kalelu, Kecamatan Solor Barat, yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Lamawohong.

Korban diketahui bernama Toncefilius Laka Werang, yang diduga hilang sejak Jumat (24/4/2026) siang. Namun, laporan resmi baru diterima pihak berwenang pada Minggu malam (26/4/2026).

Baca Juga :  Bupati Lembata Temui Persebata di Solo, Beri Suntikan Semangat Jelang Final Liga 4

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Flores Timur, Ariston K. O. Tokan, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan melakukan koordinasi lintas instansi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menerima laporan pada Minggu malam dan langsung berkoordinasi dengan Basarnas Maumere serta Polairud Polres Flores Timur. Pencarian mulai dilakukan sejak Senin sore,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelindo Ende Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan

Dalam operasi tersebut, sebanyak 11 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Rinciannya, 6 personel BPBD Flores Timur, 3 personel Basarnas Maumere, dan 2 personel Polairud Polres Flores Timur.

Selain personel, tim juga mengerahkan 1 unit rubber boat sebagai sarana utama pencarian. Warga setempat turut membantu dengan menyediakan 4 perahu motor untuk mempercepat penyisiran di area laut sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Fraksi Nasdem DPRD Ende Desak ETMC 2025 Kembalikan ke Ende

Berita Terkait

Ratusan Umat Padati Watunggere, TPAPT Muara Rayakan Paskah Bersama 2026 dengan Semangat Persaudaraan
Inisiatif Ekonomi Lokal di Flores Timur, Arnold Lamak Dorong Pabrik Tahu untuk Tahan Urbanisasi
Guru Flores Timur Fransiskus Xaverius Berek Masuk Pengurus Pusat IGI 2026–2031
Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:23 WITA

Nelayan Flores Timur Hilang di Perairan Lamawohong, Tim Gabungan BPBD dan Basarnas Lakukan Pencarian

Sabtu, 25 April 2026 - 17:52 WITA

Ratusan Umat Padati Watunggere, TPAPT Muara Rayakan Paskah Bersama 2026 dengan Semangat Persaudaraan

Kamis, 23 April 2026 - 08:28 WITA

Inisiatif Ekonomi Lokal di Flores Timur, Arnold Lamak Dorong Pabrik Tahu untuk Tahan Urbanisasi

Minggu, 19 April 2026 - 08:17 WITA

Guru Flores Timur Fransiskus Xaverius Berek Masuk Pengurus Pusat IGI 2026–2031

Sabtu, 4 April 2026 - 07:41 WITA

Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia

Jumat, 3 April 2026 - 16:46 WITA

Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:43 WITA

Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:35 WITA

Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral

Berita Terbaru