Lima Desa di Flores Timur Terisolasi saat Musim Hujan, Warga Bangun Jembatan Darurat dari Batang Kelapa

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 09:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 787 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga bergotong royong bangun jembatan darurat dari barang pohon kelapa

Warga bergotong royong bangun jembatan darurat dari barang pohon kelapa

LIPUTANFLORES.COM|FLORES TIMUR, – Setiap musim penghujan, lima desa di Kabupaten Flores Timur selalu terisolasi akibat luapan air sungai yang menjadi satu-satunya akses utama menuju Kota Larantuka.

Sungai yang biasanya kering saat musim kemarau itu berubah menjadi aliran deras ketika hujan turun, membuat warga tidak bisa melintas.

Untuk mengatasi kondisi ini, warga bersama aparat kepolisian dan biarawan Katolik bahu-membahu membangun jembatan darurat pada Rabu (12/2/2025).

Jembatan tersebut dibuat menggunakan batang-batang pohon kelapa agar bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat, meskipun sifatnya hanya sementara.

Akses Terputus, Warga Kesulitan Beraktivitas

Kapolsek Tanjung Bunga, Aiptu Silverius Petrus Diaz, menjelaskan bahwa lima desa yang terdampak adalah Desa Patisirawalang, Desa Latonliwo Dua, Desa Latonliwo Satu, Desa Arasina, dan Desa Lamanabi.

Baca Juga :  Bank Mandiri Dukung KDKMP, Dorongan Ekonomi dari Desa untuk Indonesia Maju

Jalan utama yang menghubungkan desa-desa tersebut ke Kota Larantuka hanya bisa dilalui melalui sungai tersebut.

“Jika hujan besar turun, debit air meningkat drastis dan membuat sungai tak bisa dilewati. Ini berdampak pada aktivitas warga, termasuk mereka yang ingin pergi ke kota untuk bekerja, berbelanja kebutuhan pokok, atau mengakses layanan kesehatan,” ujar Petrus Diaz kepada Liputan Flores, rabu 12 Februari 2025

Baca Juga :  Juventus Prima Yoris Kago ; Hari ibu adalah bentuk Pengabdian, Dedikasi dan Loyalitas

Berita Terkait

Natal FP NTT di Malang Jadi Momentum Konsolidasi Diaspora Pemuda NTT se-Indonesia
Natal FP NTT di Malang Jadi Momentum Konsolidasi Pemuda Diaspora untuk Bangun NTT
Forum Pemuda NTT Gelar Talk Show “Baku Lihat, Baku Jaga, Baku Sayang” di Malang
Natal bersama FP NTT se jawa Timur di gelar 9 januari di Hotel Atria Kota malang.
Paripurna DPRD Ende Ricuh, Djolan Rinda Desak BKN Tindak Tegas Oknum ASN
Bakti BCA Dorong Tenun Sumba Timur Menuju Pasar Eco-Fashion Global
PGRI Flores Timur Gelar Aksi Damai, Desak Pemda Klarifikasi Pemotongan TPP dan Tuntaskan 5 Masalah Guru yang Mangkrak
Anggota DPRD Ende Sipri Doi, Desak Penanganan Cepat Kerusakan Jalan di Lepkes dan Wewaria
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:35 WITA

Matinya Kepedulian Pemerintah terhadap Desa-Desa di Kabupaten Ende

Minggu, 5 Oktober 2025 - 22:27 WITA

Pemda Ende Salah Kaprah Gunakan Inpres dan SE untuk Tolak Perubahan APBD

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:56 WITA

Sekolah Masa Depan, Investasi Flores Timur untuk Generasi Emas

Sabtu, 19 Juli 2025 - 20:49 WITA

Pengembangan Geothermal di Flores, Mencari Titik Temu untuk Kepentingan Bersama

Rabu, 16 Juli 2025 - 20:22 WITA

TP2D Ende : Inovasi Kelembagaan Untuk Akselerasi Pembangunan atau Sekedar simbolisme Politik ?

Jumat, 21 Februari 2025 - 11:52 WITA

𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐚𝐫𝐮, 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡

Berita Terbaru