BEM UNIPA Maumere Kecam Tindakan Brutal Oknum Brimob yang Tewaskan Driver Ojol

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 07:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 425 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BEM Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere

Ketua BEM Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere

MAUMERE, – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Nusa Nipa Maumere (BEM UNIPA) mengecam dan mengutuk keras tindakan brutal oknum anggota Brimob yang menabrak pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan hingga mengakibatkan meninggal dunia di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Ketua BEM UNIPA Maumere, Melki Bata, menyatakan belasungkawa mendalam atas meninggalnya korban dan mengutuk keras kebrutalan yang dilakukan pihak kepolisian.

Baca Juga :  Uang Rekanan Rp 49 M Belum Dibayar, Ini Penjelasan Kejari Ende

“Ini bukan hanya represifitas dari oknum polisi, namun ini merupakan bentuk kejahatan dan premanisme tidak berperikemanusiaan yang dilakukan oleh institusi POLRI,” ungkap Melki Bata di Maumere Sikka NTT Kamis 28 Agustus 2025 malam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BEM UNIPA Maumere menuntut evaluasi total institusi Polri dan meminta Presiden Prabowo Subianto turun langsung untuk mengevaluasi.

Baca Juga :  Polres Ende Sukses Amankan Final Gerindra Cup 2025, Mautapaga Raih Juara

Mereka juga menuntut institusi Polri untuk bertanggung jawab terhadap kehidupan keluarga korban dan memberikan hukuman seberat-beratnya bagi pelaku. Tuntutan ini disampaikan setelah kejadian pada Kamis, 28/8/2025 kemarin.

Berita Terkait

Aksi Damai Kelompok Mahasiswa di Ende, Tuntutan Transparansi Anggaran, Infrastruktur, hingga Isu Nasional
Kajari Ende ; Uang Hasil Korupsi Disetor ke Kas Negara
Antisipasi Demo, TNI – Polri Gelar Patroli Gabungan
Ciptakan Kondisi Aman di Sikka, Polsek Nelle dan TNI Gelar Operasi Gabungan
Polres Sikka Dorong Demokrasi Damai, Antisipasi Anarkisme di Era Digital
Represifitas hingga Ojol Tewas, PMKRI Maumere Minta Copot Kapolri dan Evaluasi Protap Penanganan Masa Aksi
Tragedi Kematian Prada Lucky Namo, Aksi 1000 Lilin, Evaluasi TNI, dan Tuntutan Keadilan
TPDI NTT Minta Marthen Ludji Haba Kembalikan Mobil Suzuki Ertiga Milik Pemenang Undian BRI
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:35 WITA

Matinya Kepedulian Pemerintah terhadap Desa-Desa di Kabupaten Ende

Minggu, 5 Oktober 2025 - 22:27 WITA

Pemda Ende Salah Kaprah Gunakan Inpres dan SE untuk Tolak Perubahan APBD

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:56 WITA

Sekolah Masa Depan, Investasi Flores Timur untuk Generasi Emas

Sabtu, 19 Juli 2025 - 20:49 WITA

Pengembangan Geothermal di Flores, Mencari Titik Temu untuk Kepentingan Bersama

Rabu, 16 Juli 2025 - 20:22 WITA

TP2D Ende : Inovasi Kelembagaan Untuk Akselerasi Pembangunan atau Sekedar simbolisme Politik ?

Jumat, 21 Februari 2025 - 11:52 WITA

𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐚𝐫𝐮, 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡

Berita Terbaru