NAGEKEO — Gelombang duka dan aksi seribu lilin
kematian Prada Lucky Namo bukan hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menyulut solidaritas masyarakat Nagekeo, Flores.
Warga Nagekeo berkumpul menyalakan aksi 1000 lilin, simbol doa sekaligus perlawanan terhadap kekerasan.
Lilin-lilin itu menjadi cahaya pengharapan, seruan agar kebenaran ditegakkan, serta desakan agar aparat negara hadir membawa damai, bukan ketakutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA, menyampaikan pernyataan terbuka penuh keprihatinan. Ia menegaskan bahwa tragedi ini adalah peringatan keras bagi TNI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan dan budaya internal.
“Hidup adalah nilai tertinggi. Tidak ada alasan yang membenarkan kekerasan yang merendahkan harkat manusia,” ujarnya tegas.
Ia menambahkan bahwa dugaan tindak kekerasan yang menimpa Prada Lucky harus diproses secara hukum, transparan, dan tanpa intervensi.
Kematian Prada Lucky Namo memicu sorotan tajam terhadap TNI. Desakan publik semakin kuat agar institusi ini berbenah.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




