Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 189 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siprianus Maju Mencari, Humas Club Flores United/Ket Foto ; Dokpri

Siprianus Maju Mencari, Humas Club Flores United/Ket Foto ; Dokpri

MAUMERE, – Polemik status empat pemain yang masuk skuad Perse Ende untuk mengikuti Piala Suratin 2026 di Kabupaten Sikka membuka persoalan yang lebih besar daripada sekadar administrasi pemain. Di balik sengketa status tersebut, muncul kritik terhadap pola komunikasi antarklub yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Empat pemain yang menjadi sorotan, yakni Keko Gedowolo, Martino Alves Paus, Ahmad, dan seorang pemain lainnya, disebut masih tercatat sebagai pemain Flores United dalam aplikasi SIAP Asprov. Kondisi itu membuat proses administrasi mereka untuk memperkuat Perse Ende menjadi terkendala.

Baca Juga :  Jalan Putus di Tou, Ekonomi Warga Lumpuh, Pemerintah ke Mana?

Humas Flores United, Siprianus Maju Mencari, mengatakan persoalan tersebut sebenarnya dapat dihindari apabila sejak awal terdapat komunikasi yang terbuka antara manajemen Perse Ende dan Flores United.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perse dan Flores United sama-sama anggota ASKAB PSSI Ende. Mestinya persoalan seperti ini dibicarakan dari manajemen ke manajemen, bukan membiarkan pemain, orang tua, atau pihak sekolah yang harus menyelesaikan sendiri,” kata Siprianus kepada wartawan.

Baca Juga :  SDK Wololele B dan Puskesmas Wolowaru Galang Gerakan Sekolah Bersih dan Sehat di Ende

Berita Terkait

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Berita Terbaru