Jalan Putus di Tou, Ekonomi Warga Lumpuh, Pemerintah ke Mana?

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 14 Maret 2025 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 4,016 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga gotong motor nyebrang ke sebelah jalan, kondisi ini masih berlangsung hingga saat ini, walaupun airnya sudah surut (Ket Foto ; Screenshot dari video warga)

Warga gotong motor nyebrang ke sebelah jalan, kondisi ini masih berlangsung hingga saat ini, walaupun airnya sudah surut (Ket Foto ; Screenshot dari video warga)

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Sepekan sudah akses utama jalur pantai utara Kabupaten Ende lumpuh total.

Ruas jalan provinsi di Desa Tou, Kecamatan Kotabaru, yang menjadi urat nadi penghubung antara Mbay dan Maumere, hancur diterjang banjir.

Akibatnya, arus transportasi macet, roda ekonomi melambat, dan nasib para pedagang kecil terombang-ambing tanpa kepastian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Enabara, suasana sepi. Pedagang yang biasanya menggantungkan hidup dari lalu lintas penumpang kini harus menerima kenyataan pahit: penghasilan mereka anjlok. Seorang pedagang kaki lima menceritakan kepada liputanflores.com jumat 14 Maret 2025

Baca Juga :  NTT Dorong Transparansi Dana BOSP dan Inovasi Sekolah, Sekolah Wajib Miliki Produk Unggulan

“Mobil dari Mbay ke Maumere sudah hampir satu minggu tidak jalan, penghasilan kami juga menurun,” ujarnya dengan nada kecewa.

Lanjutnya “Biasanya sehari bisa dapat Rp 400-500 ribu, sekarang tidak sampai setengahnya.”

Tidak hanya pedagang kecil, para sopir travel yang biasa melintas pun terpaksa menghentikan operasinya.

Bisnis logistik yang mengandalkan jalur darat juga terkena imbas. Beras, sayur-mayur, dan kebutuhan pokok lainnya kini harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan lebih mahal.

Baca Juga :  Korupsi Proyek Bronjong Kejari Ende Tahan Dua Direktur CV, Salah Satunya Sedang Ajukan Praperadilan

Ironisnya, meski jalan putus sudah berlangsung beberapa hari, belum ada tindakan nyata dari pihak berwenang.

Warga setempat mengaku belum melihat adanya alat berat atau perbaikan darurat untuk membuka kembali akses jalan.

Kami mencoba menghubungi pihak terkait di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban yang jelas mengenai kapan perbaikan akan dilakukan.

Seorang tokoh masyarakat di Kotabaru yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya.

“Ini jalan provinsi, seharusnya pemerintah cepat tanggap. Kalau dibiarkan lama, ekonomi masyarakat semakin terpuruk,” ujarnya.

Baca Juga :  Jalur Strategis di Ende Nyaris Putus, Warga Tagih Respons Pemerintah

Harapan masyarakat hanya satu: pemerintah segera bertindak. Banjir yang merusak jalan memang tidak bisa dihindari, tetapi respons yang lamban hanya akan memperburuk situasi.

“Kalau jalan ini tidak segera diperbaiki, kami tidak tahu harus bagaimana,” tutur Bibi Loni, penuh harap.

Sementara itu, warga dan para pelaku usaha di wilayah utara Kabupaten Ende menunggu dengan waswas: akankah pemerintah bergerak cepat, atau mereka harus terus berjuang sendiri dalam ketidakpastian?

Berita Terkait

Kolaborasi Unipa dan Politani Kupang Dorong Hilirisasi Hortikultura-Nira Lontar di Sikka
PSSI NTT Buka Suara soal Penundaan ETMC XXXV 2026, Christian MBoeik: Siap Jika Digugat
Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXV Flores Timur Ditunda, Dijadwalkan Maret 2027
JPU Bantah Pembelaan Terdakwa F.P.H. dalam Kasus Dugaan Penganiayaan di Flores Timur
Camat Detukeli Soroti Infrastruktur Dasar, Minta Pemkab Ende Serius Benahi Jalan Antar-Kecamatan
Perempuan Lansia Jadi Korban Kekerasan, Komnas Perempuan Soroti Tuntutan 5 Bulan Penjara
Mengenang Gonzalo Gratianus Muga Sada, Sahabat Seperjuangan dan Saudara dalam Pengabdian
Pengurus Kwarran Pramuka Ile Boleng 2026-2029 Dilantik, Wabup Flotim Tekankan Pengabdian
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:25 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politani Kupang Dorong Hilirisasi Hortikultura-Nira Lontar di Sikka

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:29 WITA

PSSI NTT Buka Suara soal Penundaan ETMC XXXV 2026, Christian MBoeik: Siap Jika Digugat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:47 WITA

Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXV Flores Timur Ditunda, Dijadwalkan Maret 2027

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:22 WITA

Camat Detukeli Soroti Infrastruktur Dasar, Minta Pemkab Ende Serius Benahi Jalan Antar-Kecamatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Perempuan Lansia Jadi Korban Kekerasan, Komnas Perempuan Soroti Tuntutan 5 Bulan Penjara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:13 WITA

Mengenang Gonzalo Gratianus Muga Sada, Sahabat Seperjuangan dan Saudara dalam Pengabdian

Kamis, 24 September 2026 - 17:51 WITA

Pengurus Kwarran Pramuka Ile Boleng 2026-2029 Dilantik, Wabup Flotim Tekankan Pengabdian

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Berita Terbaru