Tani Merdeka Bersinergi dengan Mahasiswa Aceh untuk Swasembada Pangan : Apa Saja Programnya ?

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 24 Januari 2025 - 08:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 701 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, S.SiT., M.H., M.Mar. pengamat maritim dari Ikatan Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC),/Ket Foto : Dokpri

DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, S.SiT., M.H., M.Mar. pengamat maritim dari Ikatan Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC),/Ket Foto : Dokpri

LIPUTANFLORES.COM|JAKARTA, – Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI) bersama DPD TMI Kota Lhokseumawe menggandeng Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Aceh dalam pelaksanaan dua program unggulan untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan.

Kolaborasi ini diumumkan oleh DR. Capt. Marcellus Jayawibawa, Pengurus DPN TMI Bidang Kemaritiman, dalam wawancaranya dengan RRI pada Rabu, 22 Januari 2025.

Baca Juga :  Alarm Merah Bagi Ekonomi: Capt. Hakeng Soroti Dampak Konflik Iran-Israel

Marcellus menyebutkan bahwa dua program utama yang akan segera diluncurkan adalah penanaman pohon Kaliandra dan distribusi bibit padi Sisitani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketua Umum TMI, Bapak Don Muzakir, menugaskan saya untuk menyampaikan kedua program ini kepada DPW Aceh dan DPD Lhokseumawe agar segera dilaksanakan. Tujuannya agar masyarakat Aceh dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Marcellus.

Baca Juga :  Bertani Secara Konvensional, Petani Di Kanganara Butuh Bantuan Pemerintah

Program ini, lanjut Marcellus, memerlukan kajian ilmiah untuk memastikan kelancaran dan efektivitas pelaksanaannya. Oleh karena itu, ia mengajak DEM Aceh untuk berkolaborasi dalam menyukseskan inisiatif ketahanan pangan yang juga merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto sebagai pendiri TMI.

Berita Terkait

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional
Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam
Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran
Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar
Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud
Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa
Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban
KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru