Sementara itu, sebagai langkah darurat, Kapos Pol Kotabaru diperintahkan untuk segera melakukan koordinasi dengan Camat Kotabaru, staf kecamatan, perwakilan kepala desa se-Kecamatan Kotabaru, serta aparat TNI-Polri dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).
Dalam pertemuan yang digelar di kantor BPP, seluruh pihak yang hadir sepakat untuk segera bertindak.
Diputuskan bahwa pada esok hari sabtu, 15 Maret 2025 akan dilaksanakan kerja bakti bersama guna membangun jalan darurat agar kendaraan roda empat maupun roda dua tetap bisa melintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini diambil demi memastikan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal, mengingat jembatan yang ambruk telah menghambat mobilitas masyarakat, termasuk akses ke pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan.
Selain itu, aparat juga menegaskan bahwa tidak boleh ada oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi, seperti melakukan pungutan liar atau memasang tarif tertentu bagi pengguna jalan darurat.
“Kami mengimbau agar tidak ada pihak yang melakukan pungli yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. Jalan darurat ini dibuat demi kepentingan bersama, bukan untuk keuntungan pribadi,” ungkap Kapolsek Maurole Iptu Syaiban
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




