Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 07:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederick Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 11 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Partai PRIMA Flores Timur, Arnold Yoseph Payong Lamak Parlan Lamakraja

Sekretaris Partai PRIMA Flores Timur, Arnold Yoseph Payong Lamak Parlan Lamakraja

“Adendum waktu memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk menata kesiapan pakan sebelum seluruh populasi sapi diturunkan,” jelasnya.

Dalam skema itu, 700 ekor sapi tetap menjadi target pengadaan, namun distribusinya dilakukan secara bertahap sesuai kapasitas sentra peternakan dan kesiapan pakan yang tersedia.

Dengan cara tersebut, pemerintah daerah dinilai tidak perlu memilih antara membatalkan kontrak secara keseluruhan atau memangkas jumlah sapi secara permanen.

Arnold juga meminta Bupati Flores Timur bersama DPRD berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait proyek tersebut. Ia menegaskan program pengadaan sapi seharusnya menjadi instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat sektor peternakan daerah.

“Pengadaan 700 ekor sapi seharusnya menjadi modal penggerak ekonomi warga, bukan pemicu krisis hukum di tubuh pemerintah daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

PRIMA Flores Timur berharap penyelesaian persoalan pengadaan sapi dilakukan melalui kesepakatan yang jelas antara pemerintah daerah dan pihak penyedia, dengan tetap mengacu pada aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang berlaku.

Berita Terkait

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa
Peduli Terhadap Gempa, Kapolres Ende Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kepada Warga Paupanda
Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Rabu, 16 September 2026 - 07:33 WITA

Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Sabtu, 5 September 2026 - 19:20 WITA

Peduli Terhadap Gempa, Kapolres Ende Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kepada Warga Paupanda

Rabu, 2 September 2026 - 15:34 WITA

Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu

Berita Terbaru