Polres Ende Gelar Doa Bersama untuk Personel Polri yang Gugur

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025 - 11:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 302 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polres Ende yang beragama Hindu Doa untuk Personel Polri yang Gugur

Anggota Polres Ende yang beragama Hindu Doa untuk Personel Polri yang Gugur

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya tiga anggota Polri saat bertugas di Polda Lampung, Polres Ende menggelar doa lintas agama yang dilaksanakan serentak di tempat ibadah masing-masing pada Rabu, 26 Maret 2025, pukul 09.30 WITA.

Kegiatan ini diinisiasi untuk memberikan penghormatan kepada almarhum AKP (Anumerta) Lusiyanto, S.H., Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto, dan Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Ganta, S.H. yang gugur saat melakukan penggerebekan sabung ayam di Way Kanan, Polda Lampung.

Baca Juga :  Pemilik Hotel St. Regist, Santosa Kadiman Ditantang Umumkan ke Publik Surat Alas Hak 16 Hektar 10 Maret 1990

Kapolres Ende, melalui Kabag SDM AKP Amrin, mengungkapkan bahwa doa bersama ini juga menjadi bentuk dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin menyampaikan bahwa keluarga mereka tidak sendiri. Doa lintas agama ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian kami kepada sesama rekan Bhayangkara yang telah gugur dalam tugas,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Ende Siap Kawal Program Ketahanan Pangan, Kades Diminta Alokasikan 20% Dana Desa

Kegiatan ini berlangsung di empat titik ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing personel:

Sholat Ghaib untuk anggota beragama Islam di Masjid Shirathal Mustaqim.

Berita Terkait

Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi
Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir
Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan
Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng
Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan
Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:26 WITA

Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Berita Terbaru