Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Diharapkan Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Berbasis Maritim

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 86 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI Strategic Centre (ISC), DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa

Pengamat Maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI Strategic Centre (ISC), DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa

LIPUTAN FLORES, – Terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031 mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Sosok pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur ini memiliki rekam jejak kepemimpinan yang utuh, memadukan tradisi keilmuan pesantren dengan pengalaman panjang di dunia maritim serta bisnis pelayaran.

Baca Juga :  Pemagaran Laut di Tangerang : Ancaman Bagi Ekologi dan Kehidupan

Di balik sosoknya sebagai ulama, Gus Kikin memiliki perjalanan hidup yang terbilang unik. Sebelum aktif dalam dunia kepesantrenan dan jam’iyah NU, ia terlebih dahulu menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta serta menjalani praktik pelayaran di atas kapal-kapal Niaga. Selepas itu, ia meniti karier profesional di perusahaan pelayaran milik negara, PT Djakarta Lloyd, hingga dipercaya menjadi Kepala Cabang Cilegon pada 1988 saat berusia 30 tahun.

Baca Juga :  Natalius Pigai ; Pemberian Amnesti Oleh Presiden Prabowo, Mengedepankan Aspek HAM dan Semangat Rekonsiliasi

Pengamat Maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI Strategic Centre (ISC), DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, menilai pengalaman maritim tersebut merupakan modal kepemimpinan yang sangat bernilai dalam menakhodai PBNU. Menurut Capt. Hakeng, dunia pelayaran mengajarkan disiplin tinggi, penghargaan terhadap waktu, ketepatan membaca arah navigasi, keberanian mengambil keputusan di tengah ketidakpastian, serta kesadaran bahwa kapal hanya sampai ke tujuan jika seluruh awak bergerak dalam sebuah harmoni.

Berita Terkait

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional
Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam
Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran
Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar
Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud
Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa
Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban
KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru