Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 55 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga desa Koro rusak akibat gempa, belum didata

Rumah warga desa Koro rusak akibat gempa, belum didata

SIKKA, – Enam hari setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026, sejumlah warga di RT 01/RW 01, Desa Koro Bhera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, mengaku masih menunggu pendataan dan perhatian dari pemerintah.

Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut. Namun, hingga saat ini, warga setempat mengaku belum mendapatkan pendataan terkait kondisi rumah mereka dari pihak pemerintah maupun instansi terkait.

Baca Juga :  Peduli Terhadap Kekerasan Perempuan dan Anak di Sikka, Program Studi Fakultas Hukum UNIPA Lakukan Kuliah Tamu.

Kondisi ini membuat warga terdampak terus menunggu kejelasan, terutama mengenai pendataan kerusakan dan kemungkinan bantuan bagi masyarakat yang rumahnya terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga Desa Koro Bhera, Andreas Geli, mengatakan bahwa hingga memasuki hari keenam pascagempa, masyarakat di wilayah RT 01/RW 01 masih belum mendapatkan pendataan.

Baca Juga :  Rumah Adat Poka di Longko, Simbol Perlawanan Budaya Manggarai dari Gempuran Modernisasi

Menurut Andreas, lokasi tempat tinggal mereka yang berada di wilayah perdesaan dan relatif sulit dijangkau membuat warga khawatir kondisi mereka belum sepenuhnya diketahui oleh pemerintah dan pihak terkait.

Berita Terkait

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”
HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan
Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik
TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani
Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WITA

Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WITA

TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan

Berita Terbaru