Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 69 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga desa Koro rusak akibat gempa, belum didata

Rumah warga desa Koro rusak akibat gempa, belum didata

Namun, belum lama setelah rumah tersebut rampung, gempa datang dan meninggalkan kerusakan serta kekhawatiran baru bagi keluarganya.

Ibu Sul berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan pendataan secara menyeluruh, termasuk di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.

“Rumah ini baru sekitar enam bulan selesai dibangun. Suami saya merantau ke Kalimantan dan sedikit demi sedikit mengirim uang supaya rumah ini bisa selesai. Sekarang rumah kami terdampak gempa. Kami sangat berharap pemerintah segera datang mendata dan membantu kami,” ungkapnya.

Warga menegaskan bahwa mereka tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya berharap mendapatkan perhatian yang sama seperti masyarakat terdampak bencana lainnya.

Bagi masyarakat Desa Koro Bhera, khususnya warga RT 01/RW 01, persoalan utama saat ini bukan hanya kerusakan rumah, tetapi juga ketidakpastian kapan pendataan akan dilakukan dan kapan bantuan dapat diterima.

Baca Juga :  Juventus Prima Yoris Kago, Apresiasi Retret Kepala Daerah di Magelang, Upaya Sinergi Pusat dan Daerah

“Kami hanya takut jangan sampai karena kami tinggal jauh dan di wilayah perdesaan, kami justru tidak terlihat,” menjadi kekhawatiran yang kini dirasakan sebagian warga.

Berita Terkait

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”
HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan
Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik
TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani
Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WITA

Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WITA

TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan

Berita Terbaru