Namun, belum lama setelah rumah tersebut rampung, gempa datang dan meninggalkan kerusakan serta kekhawatiran baru bagi keluarganya.
Ibu Sul berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan pendataan secara menyeluruh, termasuk di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.
“Rumah ini baru sekitar enam bulan selesai dibangun. Suami saya merantau ke Kalimantan dan sedikit demi sedikit mengirim uang supaya rumah ini bisa selesai. Sekarang rumah kami terdampak gempa. Kami sangat berharap pemerintah segera datang mendata dan membantu kami,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga menegaskan bahwa mereka tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya berharap mendapatkan perhatian yang sama seperti masyarakat terdampak bencana lainnya.
Bagi masyarakat Desa Koro Bhera, khususnya warga RT 01/RW 01, persoalan utama saat ini bukan hanya kerusakan rumah, tetapi juga ketidakpastian kapan pendataan akan dilakukan dan kapan bantuan dapat diterima.
“Kami hanya takut jangan sampai karena kami tinggal jauh dan di wilayah perdesaan, kami justru tidak terlihat,” menjadi kekhawatiran yang kini dirasakan sebagian warga.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




