Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 132 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

warga beberapa desa di Kabupaten Nagekeo, kecamatan Nangaroro mengungsi di tenda darurat

warga beberapa desa di Kabupaten Nagekeo, kecamatan Nangaroro mengungsi di tenda darurat

NAGEKEO, – Sejumlah warga terdampak gempa di Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, mengaku belum menerima bantuan kebutuhan dasar pascabencana. Mereka menyebut kebutuhan seperti makanan, sembako, air bersih, obat-obatan, hingga tenda darurat masih diperlukan.

Keluhan itu disampaikan warga dari sejumlah wilayah, antara lain Desa Ulu Pulu 1, Ulu Pulu, Bidoa, Aigela, hingga Lego Aeramo Timur.

Baca Juga :  Setetes Darah, Sejuta Kasih, PMKRI Maumere Gandeng Polres Sikka Rayakan Dies Natalis ke-32

Seorang warga meminta pemerintah memberi perhatian lebih kepada masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil. Ia berharap bantuan tidak hanya berhenti di pusat-pusat penyaluran, tetapi benar-benar sampai ke lokasi pengungsian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Presiden Prabowo, jangan lupa kami masyarakat di desa terpencil. Kami adalah korban dampak pascagempa magnitudo 7,7. Kami di sini belum menerima bantuan sembako maupun tenda. Jadi kami minta tolong perhatikan kami. Di sini banyak warga yang mengungsi dan kami menggunakan tenda darurat apa adanya,” ujar warga tersebut kepada wartawan.

Baca Juga :  Inisiatif Ekonomi Lokal di Flores Timur, Arnold Lamak Dorong Pabrik Tahu untuk Tahan Urbanisasi

Menurut keterangan warga, sebagian masyarakat masih bertahan di tempat-tempat pengungsian mandiri dengan perlengkapan seadanya. Mereka membutuhkan tempat berlindung yang lebih layak untuk menghadapi panas, hujan, dan udara dingin pada malam hari.

Berita Terkait

Camat Detukeli Soroti Infrastruktur Dasar, Minta Pemkab Ende Serius Benahi Jalan Antar-Kecamatan
Perempuan Lansia Jadi Korban Kekerasan, Komnas Perempuan Soroti Tuntutan 5 Bulan Penjara
Mengenang Gonzalo Gratianus Muga Sada, Sahabat Seperjuangan dan Saudara dalam Pengabdian
Pengurus Kwarran Pramuka Ile Boleng 2026-2029 Dilantik, Wabup Flotim Tekankan Pengabdian
Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru