Paus Raksasa Terdampar di Perairan Dangkal Ngada, NTT: Upaya Evakuasi Terus Dilakukan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 12 Desember 2024 - 01:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Dedy Editor : Redaksi Dibaca 608 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ngada, LiputanFlores.Com – Seekor paus sepanjang 15 meter terdampar di perairan dangkal Laut Desa Sambinasi Tengah, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (8/12/2024). Meskipun berbagai upaya evakuasi telah dilakukan, paus tersebut masih belum berhasil dipindahkan ke perairan yang lebih dalam.

Penyebab pasti paus tersebut terdampar belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa dugaan yang mencuat, antara lain faktor penuaan, penyakit, atau bahkan serangan predator laut. Selain itu, ada kemungkinan paus tersebut kehilangan arah, kesulitan mencari makan, atau terjebak akibat arus laut yang kuat.

Baca Juga :  Gelar Operasi Keselamatan Turangga 2025, Polisi Minta Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Menurut Kasi Humas Polres Ngada, Iptu Sukandar, paus tersebut masih hidup saat ditemukan. Proses evakuasi paus dilakukan dengan menggunakan dua perahu nelayan yang mencoba mendorong atau menarik paus tersebut ke tengah laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Paus ini terdampar sejak Minggu lalu, dan hingga hari ini, Selasa (10/12/2024), kami belum berhasil mengevakuasinya,” ujar Sukandar.

Baca Juga :  Proyek SPAM Rp 900 Juta di Ndorurea 1 Tak Mengalir, PMKRI Tuntut Kejari Ende Usut Tuntas

Meskipun kedua perahu nelayan dikerahkan, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Paus yang terjebak di perairan dangkal ini tetap tidak bisa bergerak ke laut yang lebih dalam.

Berita Terkait

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Berita Terbaru