DPN Tani Merdeka Indonesia Menolak Keras Upaya Adu Domba dan Percaya Penuh pada Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 22:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 393 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, Wakil Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia,

DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, Wakil Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia,

JAKARTA, – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia menegaskan sikapnya yang menolak keras segala bentuk upaya adu domba, pecah belah, dan provokasi yang mencoba memecah belah persatuan masyarakat Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan oleh DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, Wakil Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, pada hari Senin, 1 September 2025 di Jakarta.

Baca Juga :  Pasca Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya, Capt. Hakeng Desak Audit Menyeluruh Armada Pelayaran

Dalam pernyataannya, DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa menyatakan keyakinan penuhnya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami percaya sepenuhnya bahwa Presiden Prabowo Subianto akan terus membela masyarakat kecil atau ‘wong cilik’ dan bahwa setiap kebijakannya akan selalu berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :  Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Tani Merdeka Indonesia juga menegaskan dukungannya terhadap penyampaian aspirasi masyarakat.

“Kami mendukung sepenuhnya aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai dan konstitusional. Namun, kami menolak keras segala bentuk aksi yang disertai dengan kekerasan, anarkisme, dan pengrusakan fasilitas umum,” tegasnya.

Berita Terkait

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam
Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran
Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar
Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud
Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa
Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban
KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime
Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:14 WITA

Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:43 WITA

Tiga ASN dan CPNS Tewas Ditembak Saat Salurkan Bantuan di Jayawijaya, Dua Korban Berasal dari NTT

Berita Terbaru