Jejak Perjudian Sabung Ayam di Pasar Wairkoja

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 2 Maret 2025 - 08:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 990 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabung Ayam di pasar Wairkoja (Ket Foto ; Ilustrasi/google)

Sabung Ayam di pasar Wairkoja (Ket Foto ; Ilustrasi/google)

“Biasanya mainnya di hari Rabu, Kamis, dan Jumat. Kalau ada razia, mereka bubar, tapi minggu depan sudah ada lagi,” ujar seorang pedagang.

Penggerebekan dan Modus Operasi

Pada penggerebekan pertama pukul 14.50 WITA, polisi menemukan enam ekor ayam jantan siap bertarung di belakang pasar, di bawah pohon asam yang rimbun. Beberapa orang yang diduga pemain berhasil kabur saat polisi datang.

Penggerebekan kedua di depan pasar pada pukul 15.30 WITA menemukan satu ekor ayam jantan siap bertarung.

Polisi kembali menyisir lokasi pada pukul 16.10 WITA dan mengamankan tiga ekor ayam hidup yang diduga untuk pertandingan berikutnya.

Kapolsek Kewapante IPTU Chairil Syafar menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas perjudian ini.

Baca Juga :  Pemangkasan Anggaran Transfer Daerah Tantangan bagi Kemandirian Fiskal Pemda

Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa sabung ayam bukan sekadar permainan iseng, melainkan praktik yang mengakar.

Siapa yang Bermain?

Informasi yang diperoleh Liputan Flores menyebutkan bahwa beberapa pemain adalah pedagang ayam sendiri, sementara yang lain adalah warga sekitar dan pendatang.

Berita Terkait

Gubernur NTT Dorong Koperasi Obor Mas Beralih ke Unit Usaha Produktif
Dugaan Penyimpangan Minyak Goreng Minyakita di Labuan Bajo, Polisi Lakukan Sidak
Kapolres Sikka Gelar Bakti Sosial di SDK 046 Watubala dan Masjid Baitulsodiq Nangahale
Jaringan Gelap Narkotika di Sikka, Menelusuri Akar Peredaran hingga ke Pelosok
Gubernur NTT Buka Rekening di Bank NTT, Dorong Transformasi Tanpa Intervensi Politik
Sentuhan Ramadan: Kapolres Ende dan Bhayangkari Berbagi di Pesantren Walisanga
Pesona Pantai Enabara: Mutiara Tersembunyi di Jalur Pantura Flores
Sidak Di RSUD Ende, Antara Harapan, Masalah, dan Janji Perbaikan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:26 WITA

Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Berita Terbaru