Penggelapan Aset Pemda Ende, Bupati Yosef Badeoda Siap Bertindak Tegas

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 3,761 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aset Pemda Ende... depan Katedral Ende

Aset Pemda Ende... depan Katedral Ende

Ia menekankan bahwa siapapun yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan aset milik Pemda akan diproses secara hukum tanpa pandang bulu.

“Kami akan menertibkan semua aset yang tercatat di bagian aset. Jika terbukti ada yang menggelapkan aset milik Pemda, kami akan proses secara hukum tanpa kompromi,” ujar Yosef dengan nada tegas.

Langkah ini mendapatkan dukungan luas dari masyarakat yang selama ini menaruh harapan besar kepada kepemimpinan baru di Kabupaten Ende.

Tokoh masyarakat Ende, Anton Pareira, menegaskan bahwa kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan, dan pihaknya siap mengawal proses penertiban agar tidak ada lagi aset Pemda yang berpindah tangan secara ilegal.

“Kami berharap Yosef Badeoda dan wakilnya serius menangani ini. Jika benar ada penggelapan, maka harus ada tindakan hukum yang tegas,” kata Anton.

Baca Juga :  Panen Perdana Melon Emas di Desa Waturaka, Bupati Ende ; Inovasi Pertanian Modern Berbasis Screen House

Dugaan penggelapan aset tanah Pemda Ende ini menjadi ujian awal bagi kepemimpinan Bupati Yosef Badeoda dan Wakil Bupati Dominikus Minggu Mere.

Langkah penertiban ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana keberanian dan integritas pemerintahan baru dalam menangani kasus-kasus korupsi yang merugikan daerah.

Berita Terkait

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Berita Terbaru