Penggelapan Aset Pemda Ende, Bupati Yosef Badeoda Siap Bertindak Tegas

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 3,703 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aset Pemda Ende... depan Katedral Ende

Aset Pemda Ende... depan Katedral Ende

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes., menegaskan komitmen mereka untuk menertibkan aset tanah milik Pemerintah Daerah (Pemda) Ende yang tersebar di berbagai kecamatan.

Dalam pidato perdananya di Gedung DPRD Ende, Yosef Badeoda memastikan bahwa dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, langkah tegas akan diambil untuk menelusuri serta mengamankan aset-aset tersebut dari kemungkinan penyalahgunaan.

Baca Juga :  Pemkab Lembata Gandeng RRI untuk Promosi Budaya dan Pariwisata Lewat Siaran Edukatif

Namun, di balik rencana penertiban ini, investigasi yang dilakukan tim media ini mengungkap adanya dugaan penggelapan aset tanah Pemda yang telah berpindah tangan secara ilegal kepada pihak ketiga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu aset yang menjadi sorotan adalah sebidang tanah yang berlokasi di Jl. Soekarno, Kelurahan Kota Raja, Kecamatan Ende Utara, dengan Nomor Inventaris: 3/15-05/ST/11, berkoordinat 50L0351023UTM9022021, serta memiliki luas 916,6 m².

Baca Juga :  PMKRI Tolak Proyek Geotermal, Pemda Ende Bungkam

Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa tanah tersebut diduga telah dijual kepada pihak ketiga dengan nilai transaksi mencapai miliaran rupiah.

Berita Terkait

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir
Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan
Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng
Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan
Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen
Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Berita Terbaru