Penggelapan Aset Pemda Ende, Bupati Yosef Badeoda Siap Bertindak Tegas

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 3,703 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aset Pemda Ende... depan Katedral Ende

Aset Pemda Ende... depan Katedral Ende

Tim investigasi memperoleh dokumen yang menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa penjualan aset ini melibatkan pihak-pihak tertentu di lingkungan pemerintahan sebelumnya. Beberapa nama mulai mencuat, termasuk oknum yang pernah memiliki wewenang dalam pengelolaan aset Pemda.

Sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkap bahwa proses jual-beli tersebut diduga melibatkan manipulasi dokumen serta pemalsuan kepemilikan untuk menghindari deteksi pihak berwenang.

Baca Juga :  Bupati Ende Tegaskan Tidak Ada “Matahari Kembar” dalam Kepemimpinannya: Fokus Satu Komando

“Kami menerima laporan bahwa ada beberapa dokumen yang telah diubah untuk mengesahkan perpindahan aset ini ke pihak lain. Modusnya bisa berupa pemalsuan surat tanah atau penghilangan dokumen asli dari catatan Pemda,” ungkap sumber tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, investigasi ini juga menemukan adanya perbedaan antara data yang tercatat di bagian aset Pemda dengan kepemilikan di lapangan.

Baca Juga :  Kado Manis untuk Sikka: Polres Sabet Penghargaan Nasional, Siap Tingkatkan Pelayanan Prima

Dalam data resmi, tanah tersebut masih tercatat sebagai milik Pemda, namun dalam praktiknya, telah digunakan dan diklaim oleh pihak swasta.

Saat dikonfirmasi mengenai temuan ini, Bupati Yosef Badeoda menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap dugaan penggelapan aset ini.

Berita Terkait

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir
Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan
Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng
Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan
Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen
Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Berita Terbaru