Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua II DPRD Petrus Brechmans Robby Tulus, dihadiri 40 anggota DPRD, pimpinan daerah, hingga insan pers.
Dukungan politik memang sudah terlihat sejak kesepakatan perubahan KUA-PPAS pada 15 Agustus. Tetapi dengan realisasi belanja baru 45,53 persen, sorotan akan tertuju pada efektivitas serapan anggaran di sisa empat bulan terakhir.
Bagi publik, transparansi menjadi kunci. Apakah defisit Rp 99,3 miliar ini sekadar angka dalam neraca, atau tanda lampu kuning bagi keberlanjutan fiskal NTT? Pertanyaan itu kini berpindah ke meja DPRD, yang dituntut memainkan peran pengawasan lebih kritis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




