Perubahan APBD NTT 2025, Defisit Rp 99,3 Miliar, DPRD Diminta Kritisi Arah Anggaran

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 19:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederikus Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 1,086 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT Melki Laka Lena, Ajukan Rancangan Perubahan APBD 2025 ke DPRD Provinsi NTT

Gubernur NTT Melki Laka Lena, Ajukan Rancangan Perubahan APBD 2025 ke DPRD Provinsi NTT

KUPANG, – Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) NTT Tahun Anggaran 2025 resmi diajukan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena dalam Rapat Paripurna DPRD ke-39, Senin (25/8).

Dokumen tersebut menunjukkan defisit Rp 99,3 miliar yang ditutup dengan surplus pembiayaan, memunculkan pertanyaan publik, apakah arah belanja daerah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat?

Baca Juga :  Temuan Kejagung jadi Bukti Kuat, Surat Alas Hak 10 Maret 1990 Tidak Sah dan Lokasi Tanah Tidak Ada

Dari data per 22 Agustus, realisasi pendapatan baru 55,19 persen atau Rp 5,08 triliun, turun Rp 131,84 miliar dari target.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendapatan asli daerah (PAD) melemah 7,76 persen, sementara transfer pusat berkurang 5,6 persen. Sebaliknya, belanja naik Rp 130,98 miliar menjadi Rp 5,18 triliun—meski belanja modal justru dipangkas hampir 15 persen.

Baca Juga :  Pemuda Pancasila Ende Menolak Proyek Geothermal Di Wilayah Flores

Gubernur Melki menegaskan bahwa perubahan APBD disusun bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk “ikhtiar agar setiap rupiah kembali ke rakyat.” Namun, DPRD dan publik masih menanti pembahasan lebih dalam, terutama terkait prioritas, mengapa belanja operasi dinaikkan, belanja modal dipotong, sementara dana tak terduga justru naik 25 persen?

Berita Terkait

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”
HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan
Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik
TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WITA

Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WITA

TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan

Berita Terbaru