“Dalam proses pembinaan, tunjukkan perilaku yang baik. Dengan begitu, ada harapan untuk cepat pulang atau mendapatkan remisi,” jelasnya.
Selain itu, ia mendorong warga binaan untuk memanfaatkan program pelatihan keterampilan yang disediakan oleh Lapas Ende, seperti pembuatan pot bunga, cukur rambut, dan pertanian.
“Bekali diri dengan keterampilan yang diberikan di sini. Ini akan menjadi modal berharga saat kalian kembali ke masyarakat,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kalapas Kelas II B Ende, Taufik Hidaya, mengungkapkan bahwa saat ini jumlah warga binaan mencapai 235 orang.
Pihaknya terus berupaya memberikan pelatihan yang bermanfaat agar mereka siap kembali ke masyarakat.
“Kami berterima kasih atas kunjungan ini. Kami berharap apa yang dilihat dan didengarkan oleh Pak AHP bisa disampaikan ke Kementerian agar ada peningkatan fasilitas dan program pembinaan,” ujar Taufik.
Sebagai bentuk apresiasi, Lapas Ende memberikan produk unggulan mereka, kopi olahan warga binaan bernama “Kopi Waju”, kepada AHP.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi lapas dan warga binaan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




