Rantai Distribusi, dan Dampak Ekonomi Terhadap Kasus Oli Palsu di Matim

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 20 Januari 2025 - 21:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 343 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanit Tipiter Polres Matim, AIPDA Indra Suryawan

Kanit Tipiter Polres Matim, AIPDA Indra Suryawan

LIPUTANFLORES.COM|MATIM, – Kasus peredaran oli palsu di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, mencerminkan permasalahan yang kompleks.

Mulai dari rantai distribusi, keterbatasan sumber daya aparat penegak hukum, hingga dampak ekonomi dan teknis terhadap masyarakat.

Kasus ini berawal dari laporan masyarakat di Kota Borong yang mencurigai adanya penjualan oli palsu di sejumlah bengkel motor.

Kanit Tipiter Polres Matim, AIPDA Indra Suryawan saat dikonfirmasi, pihaknya bergerak cepat menyita barang bukti berupa oli kemasan yang diduga palsu dan memeriksa pemilik bengkel terkait, senin 20 Januari 2025

Distributor oli diduga palsu berasal dari Surabaya dan Kupang.

Baca Juga :  Pesona Pantai Enabara: Mutiara Tersembunyi di Jalur Pantura Flores

Pengujian laboratorium memerlukan fasilitas di Denpasar, termasuk uji biokimia dan pembanding.

Diperlukan pemeriksaan ahli dari pihak terkait, misalnya Honda.

Keterbatasan anggaran dan personel menghambat proses penyelidikan.

Masyarakat, mendesak pihak kepolisian agar segera menuntaskan kasus ini karena berpotensi merugikan pengguna kendaraan dan mencoreng kepercayaan masyarakat.

Berita Terkait

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”
HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan
Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik
TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WITA

Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WITA

TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan

Berita Terbaru