Diskon Tiket Kapal PELNI 50 Persen, Kuota Stimulus Ekonomi Terserap 40 Persen dalam 15 Hari

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 14:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 417 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PELNI, Tri Andayani memberikan keterangan kepada awak media

Direktur Utama PELNI, Tri Andayani memberikan keterangan kepada awak media

Kenaikan jumlah penumpang juga mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan dalam bentuk pemberian izin dispensasi rata-rata sebesar 52 persen. Hal ini dinilai sangat membantu dalam mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang memberikan dukungan penuh pada program ini melalui izin dispensasi serta fasilitasi diskon tiket,” tambah Andayani.

Baca Juga :  Kasus Immanuel Ebenezer & KPK, Indonesia Butuh ISO 37001 untuk Hentikan Budaya Suap

Meski terjadi lonjakan jumlah penumpang, pihak PELNI memastikan bahwa keselamatan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Safety first, selalu. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan merupakan tiga hal utama yang selalu kami jaga,” tegas Tri.

PT PELNI (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa pelayaran.

Baca Juga :  Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Saat ini, PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 511 ruas, 1.359 rute, dan menyinggahi 74 pelabuhan di seluruh Indonesia.

Selain melayani angkutan penumpang, PELNI juga mengoperasikan 30 trayek kapal perintis yang menjangkau wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan (3TP), menyinggahi 230 pelabuhan dengan total 522 ruas. Di sektor logistik, PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut dan 1 trayek kapal ternak.

Baca Juga :  Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2025 Resmi Dibuka di Pelabuhan Ippi-Ende

Berita Terkait

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional
Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam
Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran
Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar
Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud
Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa
Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban
KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:14 WITA

Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru