Kabupaten Ende Dorong Ekonomi Lokal Lewat Program One Village One Product

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025 - 10:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 752 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kadis Pertanian Gadir Dean saat memberikan sambutan pada saat Rakor OVOP dihadapan peserta dan Bupati dan wakil bupati Ende, kamis 10 April 2025/Ket Foto ; I.Like

Plt. Kadis Pertanian Gadir Dean saat memberikan sambutan pada saat Rakor OVOP dihadapan peserta dan Bupati dan wakil bupati Ende, kamis 10 April 2025/Ket Foto ; I.Like

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Kabupaten Ende resmi menetapkan program One Village One Product (OVOP) sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi desa dan sektor pertanian.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) penetapan program ini, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda, SH, MH menegaskan bahwa OVOP akan menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah, kamis 10 April 2025

Baca Juga :  Jalan Putus di Tou, Ekonomi Warga Lumpuh, Pemerintah ke Mana?

Program OVOP mendorong setiap desa di Ende untuk mengembangkan produk unggulan desa yang memiliki potensi pasar dan nilai tambah tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertanian adalah tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita. Maka kita harus fokus menjadikan tiap desa sebagai penggerak ekonomi melalui produk khasnya,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Bupati Ende, Paradigma Didik Anak Harus Berubah, Stop Kekerasan terhadap Anak

Lebih jauh, program ini juga mendukung kebijakan nasional, khususnya Program Makan Siang Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo.

Menurut Bupati, inisiatif ini akan membuka peluang bagi petani lokal untuk memasok bahan pangan bergizi secara rutin.

Hal ini berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat dan menekan angka kemiskinan secara sistematis.

Berita Terkait

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses
Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang
Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:45 WITA

Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Berita Terbaru