Menurut laporan di lapangan, kelompok massa membawa sejumlah senjata tajam, anak panah, serta benda yang diduga bahan peledak rakitan.
Setibanya di wilayah perbatasan desa, bentrokan antarwarga tidak dapat dihindari. Aksi saling serang terjadi di sepanjang Jalan Trans Adonara dan menyebabkan warga sekitar panik serta berupaya menyelamatkan diri.
Personel gabungan dari Polres Flores Timur, Polsek Adonara Timur, Brimob, dan TNI yang telah bersiaga di lokasi segera melakukan pengendalian massa dan berupaya memisahkan kedua kelompok yang bertikai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam insiden tersebut, sembilan unit rumah warga Dusun Bele dilaporkan terbakar. Hingga Sabtu malam, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun korban luka.
Aparat keamanan juga melakukan penyekatan di sejumlah titik guna mencegah bentrokan meluas ke wilayah lain. Situasi berangsur kondusif setelah aparat berhasil menghalau massa dari kedua kubu.
Saat proses pengamanan berlangsung, aparat turut mengamankan satu benda yang diduga bom rakitan di sekitar lokasi bentrokan untuk mengantisipasi kemungkinan ledakan susulan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




