Krisis Pertalite-Pertamax di Ende, Harga Eceran Meroket, GEB Desak Disperindag Turun Tangan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 10:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Adrianus So Editor : Redaksi Dibaca 708 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bartolomeus Betu Ratu, Ketua Forum Gerakan Ende Baru (GEB)

Bartolomeus Betu Ratu, Ketua Forum Gerakan Ende Baru (GEB)

ENDE, – Krisis bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax di Kabupaten Ende belum berakhir.

Sejak beberapa hari terakhir, antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat terlihat di tiga SPBU utama: SPBU Terminal Ndao, SPBU Jalan Prof. W. Z. Yohanes, dan SPBU Jalan Gatot Subroto.

Di luar SPBU, praktik penjualan BBM eceran justru makin marak. Harga meroket jauh di atas Harga Eceran Tetap (HET). Harga pertamax botolan setengah liter dijual Rp 20.000, sedangkan botol penuh mencapai Rp 35.000 hingga Rp 50.000 ini berlaku hingga ke pelosok dan ke kecamatan – kecamatan
Situasi ini memantik kritik tajam dari Ketua Gerakan Ende Bersatu (GEB), Bertolomeus Betu Rati.

Indikasi Permainan Harga

Bertolomeus, yang juga aktivis PMKRI Yogyakarta, menilai pelaku usaha kecil menengah memanfaatkan situasi kelangkaan beberapa hari ini untuk meraup keuntungan besar.

“Kami menduga ada pelaku usaha nakal yang menaikkan harga sepihak. Situasi ini tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kontraktor di Ende Ancam Segel Kantor Bupati dan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Apa yang Terjadi

Ia menegaskan, harga di SPBU masih sesuai ketentuan, namun di tingkat pengecer kenaikannya ekstrem—dua kali lipat bahkan lebih.

Berita Terkait

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan
Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng
Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan
Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen
Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan
Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses
Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Berita Terbaru