Menurut Bupati Doni, kebijakan fiskal nasional selama ini kehilangan semangat ideologis gotong royong yang menjadi dasar negara. Ia menegaskan bahwa perjuangan ini tidak berhenti di seminar semata.
“Minggu depan kita harus bersama-sama ke Jakarta untuk mengetuk pintu pemerintah pusat,” tegas Doni.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa daerah timur Indonesia siap memperjuangkan hak fiskal yang berkeadilan secara konkret.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum APKASI, Bursa Sarnubi, menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan ini.
“NKRI harus kuat bukan karena paksaan, tetapi karena pemerataan dan keadilan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa keadilan fiskal adalah tonggak utama dalam memperkokoh persatuan nasional dan menjembatani kesenjangan antara daerah kaya dan miskin.
Sementara itu, wakil Bupati Ende, Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, menyoroti lemahnya konsep otonomi daerah dalam sistem negara kesatuan.
Pada kesempatan yang sama perwakilan Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri menekankan pentingnya demokrasi dan partisipasi rakyat dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




