Memperjuangkan Keadilan Fiskal Nasional: Larantuka dan Kabupaten se-NTT Bawa Tuntutan ke Jakarta

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 07:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederikus Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 381 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antonius Doni Dihen, Bupati Flores Timur sekaligus sekaligus Koordinator Wilayah APKASI NTT.

Antonius Doni Dihen, Bupati Flores Timur sekaligus sekaligus Koordinator Wilayah APKASI NTT.

Dari pemerintah pusat, Dr. Purwanto dari Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa perubahan mekanisme Transfer ke Daerah (TKD) mengikuti visi efisiensi pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Sedangkan Ika Retna Wulandari dari Bappenas menegaskan pentingnya sinergi antara perencanaan dan penganggaran daerah agar selaras dengan RPJMN 2025–2029.

Tiga Isi Pokok Memorandum NTT untuk Keadilan Fiskal Nasional

Ideologi Fiskal : Kebijakan fiskal nasional harus berlandaskan semangat gotong royong dan keadilan sosial.

Prinsip Keadilan : Kebijakan fiskal tidak boleh memperlebar kesenjangan antar daerah.

Komitmen Perjuangan: Memorandum ini akan dibawa ke Jakarta untuk diperjuangkan bersama APKASI.

Penandatanganan memorandum oleh bupati dan wakil bupati dari Flores Timur, Sikka, Lembata, Malaka, TTS, Kupang, dan Sumba menandai awal gerakan daerah timur untuk menuntut kebijakan fiskal yang lebih adil dan berimbang.

Baca Juga :  Mengguggah Rasa Kebersamaan, Safari Kamtibmas Kapolres Sikka Sikapi Langsung Keluh Kesah Masyarakat Paga

Memorandum ini menjadi tonggak perjuangan daerah dalam memperjuangkan keadilan fiskal di Indonesia.

Berita Terkait

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”
HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan
Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik
TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani
Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan
Riung Punya Jati Diri Sendiri, Yohanes Paulus Lendes Tolak Nama Festival Komodo Riung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WITA

Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Riung Punya Jati Diri Sendiri, Yohanes Paulus Lendes Tolak Nama Festival Komodo Riung

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WITA

Front Mahasiswa Flores Desak Polres Sikka Tuntaskan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak yang Mandek Sejak 2022

Berita Terbaru