Tetapi secara kritis, pertanyaan yang muncul: apakah sinergi ini hanya tampak saat perayaan besar, atau berlanjut dalam kerja nyata sehari-hari?
Apakah pemerintah hadir dalam isu pertanian, pendidikan, dan kesehatan warga Ile Boleng?
Apakah gereja berperan aktif mendorong kesadaran kritis umat terhadap kebijakan publik?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Inilah titik investigatif yang layak dicermati: persatuan memang dirayakan, tapi kesejahteraan perlu dibuktikan.
Sejarah Kemerdekaan di Flores Timur, Dari Lewotana ke Altar
Misa syukur ini juga mengingatkan umat pada sejarah panjang perjuangan kemerdekaan. Di Lewotana, tokoh-tokoh muda, guru, dan pemimpin gereja ikut menyebarkan semangat proklamasi 1945.
Nilai itu diwariskan hingga kini, di mana setiap perayaan HUT RI selalu dikaitkan dengan doa syukur. Gereja menjadi ruang untuk mengenang sekaligus meneguhkan identitas bangsa.
Dengan begitu, misa ini tidak hanya menatap masa lalu, tetapi juga menantang umat untuk menjawab pertanyaan: bagaimana mewariskan kemerdekaan kepada generasi berikutnya dalam wujud pembangunan nyata?
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




