“Di Kaki Gunung Ile Boleng, Doa dan Nasionalisme Bertemu”
FLORES TIMUR, – Misa Syukur HUT RI ke-80 di Ile Boleng berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2025, di Gereja Paroki St. Bernadette Soubirous Pukaona. Sehari sebelum peringatan nasional, umat Katolik dari berbagai desa, aparatur sipil negara, serta perwakilan pemerintah kecamatan berkumpul dalam suasana penuh hikmat.
Latar Gunung Ile Boleng yang megah menjadi saksi bagaimana doa syukur dipadukan dengan perayaan kemerdekaan. Dari kursi depan hingga barisan paling belakang, umat hadir dengan bendera merah putih di tangan, seolah menegaskan bahwa iman dan nasionalisme tak pernah terpisah di Flores Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Homili Romo Jhon Lein, Kemerdekaan Bukan Slogan
Dalam homilinya, Romo Jhon Lein, Pr menekankan bahwa tema nasional tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, tidak boleh berhenti sebagai slogan seremonial.
Mengutip Injil Matius 22:21, “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah,” Romo Jhon menafsirkan bahwa umat dipanggil untuk setia pada iman sekaligus bertanggung jawab pada bangsa.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




