Tingginya Angka Kematian PMI Asal NTT, Harus Menjadi Perhatian Serius Pemerintah

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 4 Januari 2025 - 13:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 307 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil jenazah saat menjemput mayat PMI asal NTT di Bandara Eltari Kupang/Ket Foto ; Putra Bali Mula - Katong NTT

Mobil jenazah saat menjemput mayat PMI asal NTT di Bandara Eltari Kupang/Ket Foto ; Putra Bali Mula - Katong NTT

LIPUTANFLORES.COM|KUPANG, – Tingginya angka kematian pekerja migran asal Nusa Tenggara Timur (NTT) selama tahun 2024 harusnya menjadi perhatian serius pemerintah

Setidaknya ada 125 pekerja migran dilaporkan meninggal dunia, sebagian besar bekerja di Malaysia melalui jalur non-prosedural atau ilegal.

Yonas Y. Bahan, Ketua Tim Perlindungan dan Pemberdayaan PMI, BP3MI NTT mengatakan, Kabupaten Malaka mencatatkan angka kematian terbanyak, yaitu 26 orang.

Sedangkan urutan kedua kasus kematian PMI yakni Kabupaten Belu dengan jumlah 15 kasus, disusul kabupaten Ende 14 kasus dan Kabupaten Flores Timur 13 Kasus.

Kasus – kasus ini harus menjadi perhatian serius pemerintah dan semua pihak

Kabupaten Belu, Ende, dan Flores Timur juga melaporkan kasus kematian, sementara beberapa kabupaten seperti Sabu Raijua dan Rote Ndao tidak memiliki kasus kematian pekerja migran.

Baca Juga :  DPD NasDem Ende Sukses Gelar Rakorwil Zona Flores, Perkuat Konsolidasi dan Strategi Kemenangan

NTT, yang merupakan salah satu provinsi dengan pengiriman pekerja migran terbanyak.

Diharapkan dapat memperhatikan perlindungan dan pendampingan bagi keluarga korban, serta mencegah kejadian serupa di masa depan.

Berita Terkait

Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Polemik Putusan PN Labuan Bajo: Dugaan Tanah Negara Disahkan Jadi Milik Pribadi di Golo Karangan
Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis
Majelis Hakim PN Labuan Bajo Disorot, Tanah Negara di Keranga Diduga Berubah Jadi Milik Perorangan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Rabu, 1 April 2026 - 07:59 WITA

Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru