Riung Punya Jati Diri Sendiri, Yohanes Paulus Lendes Tolak Nama Festival Komodo Riung

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 201 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yohanes Paulus Lendes, Advokat asal Riung, Tinggal di Jakarta

Yohanes Paulus Lendes, Advokat asal Riung, Tinggal di Jakarta

Yohanes menilai Riung memiliki kekayaan alam dan biodiversitas yang layak diangkat sebagai identitas utama dalam pembangunan sektor pariwisata. Salah satunya adalah keberadaan satwa yang dalam kajian ilmiah dikenal sebagai Varanus riungensis, atau dalam bahasa lokal disebut Mbou, yang dinilai menjadi bagian dari identitas ekologis kawasan Riung.

Karena itu, ia berharap strategi promosi pariwisata lebih mengedepankan potensi asli daerah daripada mengadopsi identitas yang selama ini lebih dikenal sebagai milik wilayah lain.

Baca Juga :  Rumah Adat Poka di Longko, Simbol Perlawanan Budaya Manggarai dari Gempuran Modernisasi

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Ngada melalui Dinas Pariwisata bersama Balai KSDA Provinsi Nusa Tenggara Timur mengevaluasi penggunaan nama Festival Komodo Riung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Promosi wisata akan jauh lebih kuat apabila dibangun di atas identitas autentik masyarakat lokal,” katanya.

Yohanes menegaskan Riung selama ini telah dikenal sebagai kawasan wisata Surga 17 Pulau yang memiliki keindahan laut, budaya bahari, tradisi masyarakat pesisir, tenun tradisional, serta kekayaan flora dan fauna yang menjadi ciri khas tersendiri.

Baca Juga :  Kapolres Mabar dan Ketua PN Labuan Bajo Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan
Front Mahasiswa Flores Desak Polres Sikka Tuntaskan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak yang Mandek Sejak 2022
Turnamen Bola Voli Antar RT Desa Sobo Dibuka, Jadi Momentum Pererat Persaudaraan pada HUT Ke-81 RI
Keuskupan Agung Ende Canangkan Muspas IX 2027, Umat Diajak Berjalan Bersama dalam Semangat Sinodalitas
Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi
Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir
Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Riung Punya Jati Diri Sendiri, Yohanes Paulus Lendes Tolak Nama Festival Komodo Riung

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WITA

Front Mahasiswa Flores Desak Polres Sikka Tuntaskan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak yang Mandek Sejak 2022

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:03 WITA

Keuskupan Agung Ende Canangkan Muspas IX 2027, Umat Diajak Berjalan Bersama dalam Semangat Sinodalitas

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:26 WITA

Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Berita Terbaru