Yohanes menilai Riung memiliki kekayaan alam dan biodiversitas yang layak diangkat sebagai identitas utama dalam pembangunan sektor pariwisata. Salah satunya adalah keberadaan satwa yang dalam kajian ilmiah dikenal sebagai Varanus riungensis, atau dalam bahasa lokal disebut Mbou, yang dinilai menjadi bagian dari identitas ekologis kawasan Riung.
Karena itu, ia berharap strategi promosi pariwisata lebih mengedepankan potensi asli daerah daripada mengadopsi identitas yang selama ini lebih dikenal sebagai milik wilayah lain.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Ngada melalui Dinas Pariwisata bersama Balai KSDA Provinsi Nusa Tenggara Timur mengevaluasi penggunaan nama Festival Komodo Riung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Promosi wisata akan jauh lebih kuat apabila dibangun di atas identitas autentik masyarakat lokal,” katanya.
Yohanes menegaskan Riung selama ini telah dikenal sebagai kawasan wisata Surga 17 Pulau yang memiliki keindahan laut, budaya bahari, tradisi masyarakat pesisir, tenun tradisional, serta kekayaan flora dan fauna yang menjadi ciri khas tersendiri.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




