Polisi dan Warga Berhasil Evakuasi Speed Boat Ocean Day yang Kandas di Perairan Labuan Bajo

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 5 Februari 2025 - 19:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 725 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi dan warga evakuasi speed boad ocean day yang karam (Foto ; Humas Polres Manggarai Barat)

Polisi dan warga evakuasi speed boad ocean day yang karam (Foto ; Humas Polres Manggarai Barat)

LIPUTANFLORES.COM|MABAR, – Sebuah kapal cepat Speed Boat Ocean Day kandas di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (31/1/2025) di sekitar Pantai Pede, Labuan Bajo.

Setelah melalui proses evakuasi yang cukup sulit, kapal akhirnya berhasil ditarik kembali ke perairan oleh tim gabungan yang terdiri dari Korpolairud Baharkam Polri, Ditpolairud Polda NTT, dan Satpolairud Polres Manggarai Barat, serta dibantu oleh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Pelindo Ende Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan

Kapal Hanyut dan Hantam Tanggul Batu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, AKP Dimas Yusuf Fadhillah Rahmanto, S.Tr.K., S.I.K., kapal berukuran 27 Gross Tonnage (GT) itu awalnya terombang-ambing di laut akibat tali mooring bagian haluan putus, sehingga tidak bisa bertahan di posisinya semula.

Baca Juga :  Memohon Doa Restu Para Leluhur, Keluarga Ibrahim Hanta Gelar Ritual Adat di Tanah Keranga

“Kapal ini diterjang gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan deras, sehingga akhirnya hanyut dan terhempas ke pinggir pantai. Setelah itu, kapal berbenturan dengan tanggul batu di sekitar Pantai Pede, menyebabkan kerusakan cukup parah,” jelas AKP Dimas Yusuf, saat dikonfirmasi pada Rabu (5/2/2025) siang.

Berita Terkait

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah
Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”
HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan
Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WITA

TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani

Berita Terbaru