Pemkab Sikka Perketat Pengawasan Pasar, Cegah Peredaran Daging Ternak Terinfeksi ASF

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 12:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 275 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan

LIPUTANFLORES.COM|SIKKA, – Dinas Pertanian Kabupaten Sikka memperketat pengawasan di sejumlah pasar tradisional untuk mencegah peredaran daging babi yang terinfeksi African Swine Fever (ASF).

Langkah ini diambil setelah jumlah kematian ternak akibat ASF di Sikka mencapai 356 ekor dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Dinas Pertanian Sikka, Yohanes Emil Setriawan, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim ke lapangan guna memastikan tidak ada daging babi dari ternak yang sakit atau mati akibat ASF beredar di pasaran.

“Kami bekerja sama dengan petugas pasar dan pedagang untuk memastikan daging yang dijual aman dikonsumsi,” kata Yohanes kepada liputanflores.com, Kamis, 13 Februari 2025.

Selain pengawasan di pasar, pemerintah daerah juga mengimbau peternak agar tidak menjual atau menyembelih babi yang terinfeksi.

Baca Juga :  Audit Total Pemerintahan, Bupati Ende Tote Badeoda Serukan Transparansi Menuju “Ende Baru”

Dinas Pertanian Sikka turut memperketat pengawasan di tempat pemotongan hewan dan meminta masyarakat lebih selektif dalam membeli daging.

Meski ASF tidak menular ke manusia, wabah ini berdampak signifikan terhadap ekonomi peternak dan industri kuliner yang bergantung pada daging babi.

Pemerintah daerah pun terus mengedukasi peternak dan pedagang terkait langkah-langkah biosecurity guna menekan penyebaran virus.

Baca Juga :  Ahli Waris Ibrahim Hanta Siap Aksi Besar di BPN Manggarai Barat, Diduga Abakan Putusan Mahkamah Agung

“Kami akan mengkaji langkah-langkah tambahan, termasuk kemungkinan pemberian bantuan bagi peternak terdampak,” ujar Yohanes.

Dengan pengawasan ketat dan kerja sama antara pemerintah, peternak, serta pedagang, Pemkab Sikka berharap penyebaran ASF bisa dikendalikan dan tidak semakin meluas.

Berita Terkait

Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Polemik Putusan PN Labuan Bajo: Dugaan Tanah Negara Disahkan Jadi Milik Pribadi di Golo Karangan
Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis
Majelis Hakim PN Labuan Bajo Disorot, Tanah Negara di Keranga Diduga Berubah Jadi Milik Perorangan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Rabu, 1 April 2026 - 07:59 WITA

Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru