Sekjen Kementrian Pendidikan Madagaskar Kunjungi SMAK Frateran Surabaya, Ini Kesannya

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 13 Januari 2025 - 11:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 431 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan Sekjen Kementrian Pendidikan Madagaskar dan Tim SMAK Frateran Surabaya

Rombongan Sekjen Kementrian Pendidikan Madagaskar dan Tim SMAK Frateran Surabaya

Selain itu fasilitas asrama, mempermudah siswa yang membutuhkan tempat tinggal.

Pengembangan guru, sekolah memberikan beasiswa penuh untuk guru melanjutkan studi magister.

Saat ini, 20 dari 64 guru telah menyelesaikan S2, dengan target semua guru selesai pada 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sistem rekrutmen guru,
menggunakan tes kepribadian (DISC test) untuk menilai kesesuaian calon guru dengan nilai-nilai sekolah.

Baca Juga :  BEI Jawa Timur Perkuat Literasi Keuangan di SMA Katolik Frateran Surabaya

Pemanfaatan teknologi
Frateran juga menonjol dalam penggunaan teknologi pendidikan, seperti platform Frateran Learning Community (FLC) berbasis Moodle.

FLC memungkinkan, personalisasi pembelajaran sesuai kecepatan siswa. Akses materi belajar kapan saja dan di mana saja.

Kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan pendidikan antara kedua negara, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam inovasi dan pengembangan pendidikan.

Baca Juga :  Paus Fransiskus Terima Kunjungan Perdana Menteri Sementara Lebanon Najib Mikati Bahas Isu Penting di Lebanon

Berita Terkait

Angelica Judith Micheldi Mahasiswi Indonesia Raih Penghargaan RMUTK
Asap Hitam Membubung dari Kapel Sistina, Paus Baru Belum Terpilih
Sede Vacante dan Yubileum 1700, Pelajaran Berharga Bagi Gereja di Tahun Suci 2025
Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun Setelah Rayakan Paskah
Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Dunia Berduka
Manchester City Tumbang 2-3 dari Real Madrid, Guardiola Soroti Keputusan Buruk
Korea Utara Miliki Pendekatan Berbeda Terhadap Agama
Paus Fransiskus Terima Kunjungan Perdana Menteri Sementara Lebanon Najib Mikati Bahas Isu Penting di Lebanon
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru