Sede Vacante dan Yubileum 1700, Pelajaran Berharga Bagi Gereja di Tahun Suci 2025

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025 - 14:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederikus Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 490 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahun Yubileum 2025 membawa umat Katolik dalam refleksi spiritual dan historis. Salah satu bab sejarah yang kembali relevan adalah Sede Vacante, masa kekosongan Tahta Suci yang juga terjadi saat Tahun Suci 1700, ketika Paus Innocentius XII wafat sebelum perayaan Yubileum berakhir.

Jejak Sejarah di Balik Sede Vacante

Pada Tahun Suci 1700, wafatnya Paus Innocentius XII menjadi momen krusial bagi Gereja Katolik. Meski tak lagi memiliki pemimpin tertinggi, Gereja tidak kehilangan arah.

Simbol merpati—lambang Roh Kudus—pada medali resmi tahun itu, yang kini disimpan di Perpustakaan Vatikan, menjadi saksi iman Gereja yang tetap hidup dalam bimbingan ilahi.

Medali, Simbol, dan Pengharapan

Menurut Eleonora Giampiccolo, Direktur Departemen Numismatik Vatikan, ikonografi merpati telah digunakan sejak abad ke-17 dalam masa Sede Vacante.

Baca Juga :  3.000 Umat Hadiri Misa Pembukaan Ziarah Maria Road to Pantura, Bupati Ende Tegaskan Komitmen Jaga Alam

Salah satu medali menampilkan kutipan dari Yohanes 14:18, “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu,” sebagai lambang penyertaan Kristus meski tak ada paus yang menjabat.

Berita Terkait

Angelica Judith Micheldi Mahasiswi Indonesia Raih Penghargaan RMUTK
Asap Hitam Membubung dari Kapel Sistina, Paus Baru Belum Terpilih
Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun Setelah Rayakan Paskah
Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Dunia Berduka
Manchester City Tumbang 2-3 dari Real Madrid, Guardiola Soroti Keputusan Buruk
Sekjen Kementrian Pendidikan Madagaskar Kunjungi SMAK Frateran Surabaya, Ini Kesannya
Korea Utara Miliki Pendekatan Berbeda Terhadap Agama
Paus Fransiskus Terima Kunjungan Perdana Menteri Sementara Lebanon Najib Mikati Bahas Isu Penting di Lebanon
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:45 WITA

Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Berita Terbaru