Sede Vacante dan Yubileum 1700, Pelajaran Berharga Bagi Gereja di Tahun Suci 2025

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025 - 14:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederikus Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 478 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahun Yubileum 2025 membawa umat Katolik dalam refleksi spiritual dan historis. Salah satu bab sejarah yang kembali relevan adalah Sede Vacante, masa kekosongan Tahta Suci yang juga terjadi saat Tahun Suci 1700, ketika Paus Innocentius XII wafat sebelum perayaan Yubileum berakhir.

Jejak Sejarah di Balik Sede Vacante

Pada Tahun Suci 1700, wafatnya Paus Innocentius XII menjadi momen krusial bagi Gereja Katolik. Meski tak lagi memiliki pemimpin tertinggi, Gereja tidak kehilangan arah.

Simbol merpati—lambang Roh Kudus—pada medali resmi tahun itu, yang kini disimpan di Perpustakaan Vatikan, menjadi saksi iman Gereja yang tetap hidup dalam bimbingan ilahi.

Medali, Simbol, dan Pengharapan

Menurut Eleonora Giampiccolo, Direktur Departemen Numismatik Vatikan, ikonografi merpati telah digunakan sejak abad ke-17 dalam masa Sede Vacante.

Baca Juga :  Paus Leo XIV dan Harapan Global, Pemuda Katolik Dorong Gereja Jadi Sahabat Kaum Muda

Salah satu medali menampilkan kutipan dari Yohanes 14:18, “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu,” sebagai lambang penyertaan Kristus meski tak ada paus yang menjabat.

Berita Terkait

Angelica Judith Micheldi Mahasiswi Indonesia Raih Penghargaan RMUTK
Asap Hitam Membubung dari Kapel Sistina, Paus Baru Belum Terpilih
Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun Setelah Rayakan Paskah
Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Dunia Berduka
Manchester City Tumbang 2-3 dari Real Madrid, Guardiola Soroti Keputusan Buruk
Sekjen Kementrian Pendidikan Madagaskar Kunjungi SMAK Frateran Surabaya, Ini Kesannya
Korea Utara Miliki Pendekatan Berbeda Terhadap Agama
Paus Fransiskus Terima Kunjungan Perdana Menteri Sementara Lebanon Najib Mikati Bahas Isu Penting di Lebanon
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA

Wabup Flores Timur Tetapkan Status Gempa Beralih ke Masa Transisi Pemulihan

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:59 WITA

Fungsionaris Adat Nggorang Jadi Sorotan Setelah Dua Alas Hak SHM Keranga Terungkap

Senin, 4 Mei 2026 - 13:41 WITA

Ramang Ishaka dan Muhamad Syair Beri Klarifikasi, Irjen Pol (P) I Wayan Sukawinaya Sampaikan Catatan Kritis

Selasa, 28 April 2026 - 12:23 WITA

Nelayan Flores Timur Hilang di Perairan Lamawohong, Tim Gabungan BPBD dan Basarnas Lakukan Pencarian

Kamis, 23 April 2026 - 08:28 WITA

Inisiatif Ekonomi Lokal di Flores Timur, Arnold Lamak Dorong Pabrik Tahu untuk Tahan Urbanisasi

Minggu, 19 April 2026 - 08:17 WITA

Guru Flores Timur Fransiskus Xaverius Berek Masuk Pengurus Pusat IGI 2026–2031

Kamis, 9 April 2026 - 10:43 WITA

Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak

Sabtu, 4 April 2026 - 07:41 WITA

Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia

Berita Terbaru