Cipayung Plus Desak Bubarkan TP2D, Bupati Ende ; TP2D Tetap Penting

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 13:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 382 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ende Yoseph Benediktus Badeoda Ketika menerima massa Aksi dari Cipayung Plus

Bupati Ende Yoseph Benediktus Badeoda Ketika menerima massa Aksi dari Cipayung Plus

ENDE, – Desakan keras datang dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende agar Bupati Ende, Tote Badeoda, segera membubarkan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D).

Dalam aksi damai yang digelar aliansi Cipayung Plus pada Kamis, 4 September 2025, Ketua PMKRI Ende Marselino Erlan Le’u menilai TP2D gagal menunjukkan kontribusi nyata terhadap pembangunan di kabupaten Ende.

Baca Juga :  PMKRI Cabang Ende Sukses Gelar RUAC 2025, Daniel Turot Terpilih Jadi Ketua Presidium Baru

“Keberadaan TP2D tidak memberi dampak signifikan. Anggotanya pun tidak memiliki kompetensi memadai di bidang masing-masing, sehingga justru membebani program bupati,” tegas Erlan saat berorasi di depan Kantor Bupati Ende.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Bupati Ende Tote Badeoda punya pandangan berbeda. Ia menilai TP2D tetap penting karena dinilai lebih objektif dalam mendorong program prioritas pembangunan.

Baca Juga :  Dukung Pariwisata, Pemkab Ende Luncurkan Gerakan Wisata Bersih

Tote bahkan menyinggung kondisi politik anggaran Ende selama dua dekade terakhir yang menurutnya “lebih berpihak pada oligarki” sehingga dibutuhkan terobosan baru lewat TP2D.

Perdebatan soal efektivitas TP2D kini membuka pertanyaan lebih besar, apakah tim ini benar-benar instrumen pembangunan atau hanya alat politik?

Berita Terkait

IGI Flores Timur Kecam Kekerasan Orang Tua Siswa terhadap Guru di SDN Kampung Baru Larantuka
Putusan MA Menang, Tapi Administrasi Tersendat: Dugaan Oknum BPN Persulit Pengurusan Tanah Mencuat
Bentrok Warga di Adonara Flores Timur: 10 Rumah di Desa Bele Dibakar Akibat Sengketa Tanah
Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Flores 4–10 Maret 2026, Pelaut Diminta Waspada
Pemprov NTT Bahas Dampak Batas 30 Persen Belanja Pegawai, Pengurangan P3K Jadi Opsi Terakhir
Ahli Waris Ibrahim Hanta Siap Aksi Besar di BPN Manggarai Barat, Diduga Abakan Putusan Mahkamah Agung
Ritual Adat Bersih Kampung di Amagarapati, Pemda dan Aparat Ajak Warga Flores Timur Jaga Perdamaian
Pendaftaran Ketua DPW Vox Point Sikka Ditutup, Empat Kandidat Siap Bertarung di Konferwil 2025–2029
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:53 WITA

IGI Flores Timur Kecam Kekerasan Orang Tua Siswa terhadap Guru di SDN Kampung Baru Larantuka

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:16 WITA

Putusan MA Menang, Tapi Administrasi Tersendat: Dugaan Oknum BPN Persulit Pengurusan Tanah Mencuat

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:48 WITA

Bentrok Warga di Adonara Flores Timur: 10 Rumah di Desa Bele Dibakar Akibat Sengketa Tanah

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:16 WITA

Pemprov NTT Bahas Dampak Batas 30 Persen Belanja Pegawai, Pengurangan P3K Jadi Opsi Terakhir

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:14 WITA

Ahli Waris Ibrahim Hanta Siap Aksi Besar di BPN Manggarai Barat, Diduga Abakan Putusan Mahkamah Agung

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:56 WITA

Ritual Adat Bersih Kampung di Amagarapati, Pemda dan Aparat Ajak Warga Flores Timur Jaga Perdamaian

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:07 WITA

Pendaftaran Ketua DPW Vox Point Sikka Ditutup, Empat Kandidat Siap Bertarung di Konferwil 2025–2029

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:56 WITA

Rekam Jejak Sengketa Tanah dan Laporan Hukum Pater Marsel Ogot Kembali Jadi Sorotan Publik Labuan Bajo

Berita Terbaru